Kargo Intenasional, Layanan Terbaru Pos Indonesia, Permudah Kiriman PMI, Haji dan Umrah

mediaindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

SATU lagi terobosan dilakukan PT Pos Indonesia (Persero). Perusahaan yang berkantor pusat di Bandung itu meluncurkan layanan Kargo Internasional Pekerja Migran Indonesia (PMI), Haji, dan Umrah, Selasa (14/1).

Layanan ini ditujukan untuk memudahkan PMI serta jamaah Haji dan Umrah dalam mengirimkan barang dari luar negeri ke Indonesia dengan relaksasi bea masuk untuk Haji dan PMI, ongkir terjangkau, tracking kiriman secara real-time, dan pengiriman lebih cepat melalui kargo udara.

Saat ini, volume kiriman PMI dari Arab Saudi tercatat mencapai 80–100 ton per bulan.

Baca juga : BLTS Rp900 Ribu Cair Mulai Senin 20 Oktober 2025, untuk 35 Juta Keluarga Penerima

Kehadiran layanan kargo internasional ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan logistik PMI yang memerlukan solusi pengiriman yang efisien, aman, dan memiliki kepastian proses.

Plt Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Prasabri Pesti, mengungkapkan layanan ini merupakan perluasan dari Kargo Haji yang sebelumnya telah mendapatkan kemudahan regulasi dari pemerintah.

“Melalui Kargo PMI, Haji, dan Umrah, Pos Indonesia ingin memastikan pengiriman barang masyarakat Indonesia dari luar negeri menjadi lebih mudah, cepat, dan memiliki kepastian proses. Didukung jaringan Pos Indonesia yang menjangkau hingga ke penjuru negeri, layanan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi PMI dan jamaah,” ujarnya.

Baca juga : HUT ke-279, Pos Indonesia Komitmen Lakukan Inovasi Berkelanjutan


Dukungan lintas sektoral


Peluncuran layanan ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Kementerian Luar Negeri, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Ini sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah dan pemangku kepentingan terhadap kemudahan layanan logistik bagi PMI serta jamaah Haji dan Umrah.

Layanan Kargo PMI, Haji, dan Umrah dirancang dengan mengedepankan kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan, keamanan kiriman, serta integrasi proses layanan, mulai dari penerimaan barang di luar negeri, pengiriman melalui kargo udara, hingga distribusi ke alamat penerima di Indonesia.

Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, Pos Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai pintu masuk utama pengiriman kargo internasional.

Langkah ini sekaligus memperluas kontribusi perusahaan dalam mendukung kebutuhan logistik masyarakat Indonesia di luar negeri sebagai bagian dari transformasi menuju pemain logistik nasional dan internasional

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mantan Sekjen Kemenaker Disebut Terima Uang Pemerasan RPTKA Sejak 2010 Senilai Rp12 M
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
Mensesneg Tegaskan RUU Penanggulangan Disinformasi Masih Sebatas Wacana
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Mulanya Shalat Lima Waktu (Bagian II - Habis)
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
PAPDI: Kebutuhan Dokter Penyakit Dalam pada Distribusi bukan Produksi
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kronologi Laras Faizati Ditangkap hingga Divonis Pidana 6 Bulan Tanpa Dibui, Berawal dari Unggahan IG
• 56 menit lalugrid.id
Berhasil disimpan.