Grid.ID - Dokter Detektif alias Doktif tampak membongkar berbagai sisi dari lawannya, Richard Lee. Kini, Doktif menyebut bahwa Richard Lee tak pernah memeluk Agama Islam.
Menurut Doktif, Richard Lee mengumumkan mualaf hanya sebagai kedok. Dia menduga hal itu dilakukan demi meraih simpati masyarakat.
“Doktif tahu sebenarnya DRL tidak pernah menjadi seorang muslim. Itu hanya kedok untuk mendapatkan simpati masyarakat,” ujar Doktif ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2026).
Tak hanya itu, Doktif juga menduga bahwa Richard Lee melakukan penistaan agama. Meskipun menurutnya hal ini sulit dibuktikan.
“Doktif menduga dia sudah melakukan ada penistaan agama. Dan ini memang sangat sulit dibuktikan karena saksi-saksinya takut untuk berbicara ke hadapan publik,” ujar Doktif.
“Makanya salah satunya juga Doktif ingin berbicara dengan dia di depan wartawan untuk membuktikan bahwa dia sebenarnya seorang muslim atau tidak. Itu akan jelas terlihat. Tapi dia tidak berani melakukan ini,” lanjutnya.
Doktif menyebut perkataannya itu berdasarkan informasi dari pihak keagamaan. Selain itu, mantan karyawan Richard Lee juga mengatakan bahwa dirinya disulitkan ketika meminta izin untuk salat Jumat.
“Karena Doktif juga mendapatkan pernyataan dari pendetanya ya bahwa memang beliau tidak pernah menjadi seorang muslim,” terang Doktif.
“Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Afrizal ya, Afrizal itu sangat sulit untuk melaksanakan shalat Jumat pada saat ikut dengan beliau. Afrizal tahu bagaimana DRL ini sangat membenci yang namanya Islam,” tutupnya.
Sayangnya, Doktif tak bisa memberikan bukti dari pernyataannya tersebut. Menurutnya hal tersebut hanya untuk menjadi rahasianya.
“Ada beberapa yang tidak bisa Doktif ungkapkan di sini, itu biar menjadi rahasia Doktif,” tutup Doktif.
Seperti diketahui, Richard Lee memutuskan untuk berpindah keyakinan dari Nasrani ke Muslim. Richard Lee mengumumkan bahwa dirinya mualaf pada awal 2025.
Akan tetap, Richard Lee mengaku mualafnya itu sudah dilakukan sejak 2023 lalu. Dalam proses mualaf tersebut, Richard Lee dibimbing oleh Ustaz Derry Sulaiman.(*)
Artikel Asli




