Pesawat ATR 42-500 Sempat Alami Gangguan Mesin Sehari sebelum Terbang

merahputih.com
6 jam lalu
Cover Berita

MERAHPUTIH.COM - DIREKTUR Operasional Indonesia Air Transport Capt Edwin mengatakan pesawat ATR 42-500 sempat mengalami masalah di mesin. Menurut Edwin, masalah itu terjadi sebelum pesawat jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (17/1).

Dia mengungkapkan masalah engineering pesawat tersebut terjadi pada Jumat (16/1), atau sehari sebelum terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada Sabtu (17/1).

Edwin menegaskan masalah engineering pesawat itu sudah diperbaiki. Pihaknya juga melakukan tes penerbangan setelah perbaikan dan hasilnya semuanya dinyatakan normal.

"Kami sudah perbaiki dan kami sudah tes terbukti dari Halim sampai Semarang dan Yogyakarta itu tidak ada masalah. Jadi semua sudah normal kami sudah perbaiki," ungkapnya kepada wartawan di Makasar, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1).

Pesawat ATR 42-500 dinyatakan hilang kontak saat akan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada Sabtu (17/1) siang. Pesawat buatan tahun 2000 bernomor seri 611 itu terbang dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Baca juga:

Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas


Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya. Air Traffic Control (ATC) lalu memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi. ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur.

Sejumlah instruksi lanjutan juga disampaikan untuk membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan sesuai dengan prosedur. Namun, setelah arahan terakhir diberikan, komunikasi antara ATC dan pesawat terputus.

Dalam menindaklanjuti kondisi tersebut, ATC mendeklarasikan fase darurat DETRESFA (distress phase) sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.(knu)

Baca juga:

ATR Hilang Kontak di Maros Ternyata Pesawat Patroli KKP






Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Medan Curam, Ini Personel SAR Kopasgat TNI AU yang Turun Evakuasi Korban Pesawat Jatuh
• 41 menit laluharianfajar
thumb
Bibit Siklon Tropis 96S Terpantau di Samudera Hindia, 4 Wilayah Perairan Waspada Gelombang Tinggi
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Meletakkan Mimpi Indonesia Maju di Tangan Para Akademisi dan Inovasi Riset
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Memahami Dasar Logika Matematika: Fondasi Mahasiswa Teknik dan Informatika
• 16 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Saatnya Beradaptasi untuk Mengurangi Kerugian akibat Banjir di Jakarta
• 3 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.