Jakarta, VIVA – Sebanyak 189.290 kendaraan tercatat melintasi ruas Tol Mohamed Bin Zayed atau MBZ selama periode libur peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 Hijriah. Libur panjang itu terhitung sejak 15-17 Januari 2026.
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menyatakan, dari total jumlah kendaraan tersebut, 105.398 di antaranya terpantau meninggalkan Jakarta atau meningkat 19,55 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 88.162 kendaraan.
"Volume lalu lintas kendaraan selama periode tersebut meningkat 14,72 persen dibandingkan lalu lintas normal yakni 165.005 kendaraan," kata GM Operasi dan Pemeliharaan PT JJC Desti Anggraeni di Bekasi, Jawa Barat, dikutip Senin, 19 Januari 2026.
Dia menjelaskan, 83.892 kendaraan lain menuju Jakarta, meningkat 9,17 persen dari lalu lintas normal 76.843 kendaraan. Pada akhir periode ini atau Sabtu (17/1), 24.808 kendaraan terpantau meninggalkan Jakarta, turun 19,23 persen dari lalu lintas normal 30.713 kendaraan.
Penurunan terjadi di seluruh periode waktu dengan angka terbesar tercatat pada Sabtu pagi yakni 23,75 persen dibandingkan kondisi normal.
Selanjutnya volume kendaraan menuju Jakarta tercatat sebanyak 30.868 kendaraan, meningkat 4,85 persen dibandingkan lalu lintas normal yakni 29.440 kendaraan.
"Peningkatan volume lalu lintas terjadi pada siang dan malam hari, masing-masing sebesar 15,08 persen dan 4,04 persen, meskipun pada pagi hari tercatat sebesar 9,88 persen dibandingkan kondisi normal," katanya.
Kondisi lalu lintas secara keseluruhan di Ruas Jalan Layang MBZ pada periode itu menunjukkan bahwa arus kendaraan menuju Jakarta lebih dominan dibandingkan dengan arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta.
Pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif serta memastikan kesiapan layanan operasional guna menjaga kelancaran, keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama periode libur Isra Miraj.
Pengguna jalan juga diimbau untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca.
"Tetap waspada agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan, khususnya saat berkendara dalam kondisi hujan karena dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan," ucap dia. (Ant)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448398/original/079089700_1766028239-IMG_5739.jpg)


