Aksi Berlanjut! Prajogo Pangestu Serok Lagi Rp9,6 Miliar Saham BREN

wartaekonomi.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Konglomerat Prajogo Pangestu kembali menunjukkan kepercayaan besarnya terhadap emiten yang berada di bawah kendalinya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Dalam aksi terbarunya, ia kembali memborong saham BREN melalui sejumlah transaksi. 

Mengacu pada keterbukaan informasi BEI yang dirilis Senin (19/1/2026), Prajogo membeli sebanyak 1 juta saham BREN pada 15 Januari 2026. Pembelian tersebut dilakukan dalam tujuh transaksi dengan rentang harga mulai dari Rp9.525 per saham hingga Rp9.675 per saham.

Dari aksi tersebut, total dana yang dikucurkan diperkirakan mencapai sekitar Rp9,6 miliar. 

"Transaksi untuk tujuan investasi pribadi dengan status kepemilikan saham secara langsung," kata manajemen.

Seiring transaksi tersebut, porsi kepemilikan saham Prajogo di BREN ikut meningkat. Sebelumnya, ia tercatat menggenggam 139.789.700 saham atau setara 0,104%.

Baca Juga: Suspensi Dicabut, Saham Indospring (INDS) Lanjut Ngebut

Setelah pembelian terbaru, jumlah itu naik menjadi 140.789.700 saham atau sekitar 0,105%. Prajogo juga menegaskan komitmennya untuk tetap mempertahankan kendali atas perusahaan.

Menariknya, aksi beli ini bukan yang pertama dilakukan pada Januari 2026. Dua hari sebelumnya, tepatnya pada 13 Januari 2026, Prajogo juga tercatat mengakumulasi total 1,33 juta saham BREN.

Pembelian tersebut dilakukan secara bertahap dalam 10 transaksi, dengan kisaran harga Rp8.850 hingga Rp9.025 per lembar saham. Dari rangkaian transaksi itu, dana yang digelontorkan mencapai sekitar Rp11,87 miliar.

Baca Juga: Prajogo Pangestu Borong Saham BREN Rp11,87 Miliar, Harganya Berbalik Menguat!

Rangkaian akumulasi saham dalam waktu berdekatan ini mencerminkan langkah agresif Prajogo dalam memperkuat kepemilikannya di BREN, sekaligus menjadi sinyal kepercayaan terhadap prospek bisnis energi terbarukan yang digarap perseroan.

Sementara itu, saham BREN pada sesi pertama perdagangan Senin (19/1) terpantau melemah -2,06% ke level Rp9.500. Namun, dalam sebulan terakhir terpantau menanjak 5,56%.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pedas! Jawaban Menohok Jaksa ke Pengacara Nadiem yang Ngotot Minta LHP Kerugian Negara
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Saham Perbankan Kompak Naik Saat Rupiah Tertekan Nyaris Rp17.000 per Dolar
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Sebulan Jelang Ramadhan 2026, Realisasi Impor Bawang Putih Masih Nol
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Jangan Kelelahan, Walimatus Safar Maksimal H-7 Keberangkatan
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
LIRA: Demokrasi Butuh Ormas yang Kuat, Independen, dan Berpihak pada Rakyat
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.