TNI AL Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu Seberat 99 Gram di Perbatasan Malaysia

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - TNI AL berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 99 gram dari Tawau, Malaysia yang dibawa oleh seorang pemuda berinisial R (30).

Penangkapan ini terjadi di Desa Sei Pancang, Kalimantan Utara Perbatasan Indonesia-Malaysia, Sabtu (17/1/2026).

BACA JUGA: TNI AL Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Halmahera

Penggagalan berawal saat Posal Sei Pancang Lanal Nunukan menerima informasi intelijen terkait rencana penyelundupan Narkoba jenis sabu-sabu asal Batu 3, Tawau, Malaysia, yang akan masuk ke wilayah pesisir Desa Sei Pancang melalui Perairan Sebatik.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim bergegas menuju Jembatan Perahu Nelayan RT 003, Desa Sei Pancang, yang diduga menjadi titik tujuan perahu atau speed boat pembawa narkoba jenis sabu-sabu dari Batu 3, Tawau, Malaysia.

BACA JUGA: Penyelundup 25 Ton Bijih Timah di Babel Disikat TNI AL

Setibanya di lokasi, tim mengamati seorang laki-laki mencurigakan berjalan dari ujung jembatan.

Tim kemudian melaksanakan pemeriksaan awal terhadap barang bawaannya dan menemukan sebuah botol dilakban warna cokelat.

BACA JUGA: Penyelundupan 10,63 Kg Sabu-Sabu dari Aceh Digagalkan Polda Lampung

Di dalam botol tersebut terdapat dua bungkus ukuran sedang yang diduga berisi narkoba jenis sabu-sabu.

Selanjutnya, terduga pelaku beserta barang bukti berupa dua bungkus ukuran sedang yang diduga narkoba jenis sabu-sabu diamankan dan dikawal menuju Mako Lanal Nunukan guna pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Adapun setelah dilaksanakan pengujian terhadap barang yang diduga narkoba jenis sabu-sabu menggunakan alat tes narkotik Bea Cukai Nunukan.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa barang tersebut positif mengandung metamfetamin.

Penggagalan 99 gram sabu-sabu yang diperkirakan senilai Rp 100.000.000 ini dapat menyelamatkan sebanyak 198 jiwa dari bahaya narkotika.

TNI AL melalui perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali berkomitmen untuk menjaga perairan Yurisdiksi Indonesia dari bahaya narkotika.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Prioritaskan Penertiban Kawasan Hutan
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Wali Kota Madiun dan Bupati Pati Ditangkap KPK, Chusnul Chotimah Singgung Jejak Digital Jokowi
• 16 jam lalufajar.co.id
thumb
Partai Buruh Dukung Gugatan ke PTUN soal UMP DKI dan UMSK Jabar
• 16 jam lalukompas.com
thumb
27 WNA Sindikat Love Scamming Ditangkap, Penipuan Modus AI Pornografi
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
OTT KPK: Wali Kota Madiun Maidi Ditangkap
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.