Pemerintah libatkan warga lewat padat karya pulihkan di Aceh Tamiang

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia melibatkan peran aktif masyarakat melalui program padat karya untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, dengan menetapkan upah Rp140 ribu per hari bagi peserta program.

Tim Media Presiden melalui keterangan di Jakarta, Rabu, menginformasikan Aceh Tamiang perlahan bangkit setelah bencana banjir menerjang dan meninggalkan lumpur di permukiman, jalan kota, hingga fasilitas pendidikan.

Di tengah proses pemulihan itu, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan pascabencana dengan pendekatan yang tak hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi juga menghidupkan kembali penghidupan warga terdampak.

Melalui program padat karya, warga sekitar dilibatkan langsung dalam proses pembersihan dan pemulihan wilayah. Setiap hari mereka bekerja di sejumlah titik dengan upah Rp 140.000 per hari, sebuah penghasilan yang cukup berarti di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Di pusat kota Kuala Simpang, suasana gotong royong terlihat sejak pagi. Warga menyapu badan jalan yang masih tertutup bekas lumpur, sementara sebagian lainnya menyemprotkan air agar sisa tanah mudah dibersihkan.

Baca juga: Wamen PU: Program padat karya tetap berjalan pada tahun 2026

Sampah dan material sisa banjir kemudian diangkut menggunakan truk menuju tempat pembuangan akhir.

Kementerian PU mengoptimalkan skema padat karya, terutama di lokasi yang sulit dijangkau alat berat. Dengan dukungan peralatan berukuran kecil, proses pembersihan tetap berjalan efektif dan menyentuh seluruh area terdampak, mulai dari jalan kota, permukiman, hingga fasilitas umum.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan penanganan pascabencana tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Menurutnya, pemulihan harus mampu menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat. Infrastruktur yang pulih, lanjutnya, harus sejalan dengan kehidupan warga yang kembali berjalan.

Selain jalan kota, program padat karya juga difokuskan pada pemulihan fasilitas pendidikan, salah satunya di SMP Negeri 2 Karang Baru. Dengan mengenakan helm proyek, sepatu boots, dan rompi kerja, warga tampak bekerja tanpa mengenal lelah di bawah terik matahari.

Beberapa ruang kelas dan halaman sekolah masih menyisakan lumpur yang harus dibersihkan agar kegiatan belajar mengajar bisa segera dimulai kembali.

Baca juga: KSP: Pesantren Darul Mukhlisin Aceh Tamiang bersih dari kayu banjir

Bagi warga, program ini bukan sekadar pekerjaan sementara. Tri Kurniawan mengaku sangat terbantu dengan adanya padat karya.

“Senang karena dapat pekerjaan. Walaupun tidak ramai, tapi ada lah uang untuk bantu orang tua. Sekarang keadaan lagi susah, orang tua juga tidak ada uang,” ujarnya.

Upah yang ia terima sebagian dibagikan kepada orang tuanya, sisanya digunakan untuk kebutuhan lain.

Hal senada disampaikan Arfansyah yang ikut membersihkan SMP Negeri 2 Karang Baru. Ia berharap sekolah tersebut segera pulih.

“Kami bersama kawan-kawan membersihkan sekolah yang baru kena banjir. Supaya SMP Negeri 2 Karang Baru bisa cepat pulih dan proses belajar mengajar kembali seperti semula,” katanya.

Melalui program padat karya, pemerintah berupaya memastikan pemulihan di Aceh Tamiang berjalan lebih menyeluruh. Jalanan dibersihkan, sekolah dipulihkan, dan di saat yang sama warga mendapatkan penghasilan untuk menyambung hidup.

Di tengah sisa-sisa bencana, program ini menjadi langkah nyata untuk membangun kembali Aceh Tamiang dari bawah, bersama warganya.

Baca juga: Pemerintah kebut pembangunan, desa-desa di Aceh segera terhubung lagi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kader PDIP Sebut Termul Ingin Serang Gerindra karena Dua Kadernya Terjaring OTT: Tapi Nasib Gibran Bisa Terancam
• 4 jam lalufajar.co.id
thumb
Kemacetan Parah di Outer Ring Road Cengkareng akibat Banjir, Antrean Mengular 2,5 Km
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Kemenhaj: Petugas Haji Jangan Banyak Layani VIP, Fokus ke Jemaah
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Pembunuhan di Pangalengan Bandung Terungkap, Polisi Tangkap Pelaku
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
IHSG Perkasa saat Pasar Eropa dan Asia Anjlok, Analis Ingatkan Hal Ini
• 23 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.