Anak di Kediri Aniaya Ibu Kandung Hingga Kritis

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Kediri: Aparat Kepolisian Resor (Polres) Kediri, Jawa Timur, membekuk seorang anak yang menganiaya ibu kandungnya hingga kritis di Kecamatan Kunjang. Peristiwa itu diketahui setelah korban, Tumiatun (69), berteriak meminta tolong. 

"Kejadian penusukan ini, saat itu ada saksi mendengar ada yang berteriak meminta tolong. Tetangga langsung ke sumber suara dan mengetahui korban sudah bersimbah darah," kata Kapolsek Kunjang, AKP Udi Waluyo, dikutip dari Antara, Rabu, 21 Januari 2026. 

Saksi juga mengaku sempat berpapasan dengan terduga pelaku yang terlihat berlari tergopoh-gopoh meninggalkan lokasi. Terduga pelaku adalah anak kandungnya berinisial TA (50) yang tinggal Dusun Sidodadi, Desa Sidomulyo, Kecamatan Purwoasri.
 

Baca Juga :

Pemuda di Semarang Aniaya Bocah Perempuan Hingga Tewas

"Saksi sempat menanyakan kepada pelaku, namun terduga pelaku hanya menjawab singkat dan tidak jelas, lalu pergi begitu saja," ujar Udi.

Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian. Korban saat itu ditemukan tertelungkup di atas kasur dengan kondisi bersimbah darah.

Di sekitar tubuh korban, polisi menemukan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku. Terduga pelaku kemudian ditangkap untuk dimintai keterangan.

Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini kondisinya masih dipantau petugas medis akibat luka di bagian perut dan punggung.


Ilustrasi: Medcom.id


Polisi belum bisa melakukan interogasi lebih mendalam. Hasil penyelidikan menunjukkan terduga pelaku sempat menjalani perawatan kejiwaan.

"Tersangka ini pernah mengalami gangguan jiwa. Jadi belum bisa dipastikan (motif utama tindakan penganiayaan tersebut," ungkap Udi. 

Selain menangkap terduga pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa sebilah pisau. Barang bukti itu sudah disita dan diamankan di Mapolres Kediri.

"Untuk barang bukti sudah diamankan. Kasus ini juga sudah ditangani Polres Kediri," tandas Udi. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PPIH 2026 Matangkan Satuan Operasional Armuzna, Ada Skema Murur dan Tanazul
• 10 jam laludisway.id
thumb
Pengusaha Teksil DIY soal Rencana Pembentukan BUMN Tekstil: Jangan Monopoli
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Warga Menyesal Huni Perumahan Subsidi Bekasi, Baru Tempati 2 Bulan Terendam Banjir
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Masuk Bursa Deputi Gubernur Bank Indonesia, Gerindra Sebut Thomas Djiwandono Sudah Mundur
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
BULL Balik Arah Usai Kena UMA, Saham ELIT Tancap Gas
• 16 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.