Warga Menyesal Huni Perumahan Subsidi Bekasi, Baru Tempati 2 Bulan Terendam Banjir

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Warga menyesal menempati Perumahan Arafah Village, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, beberapa bulan sudah terendam banjir setinggi satu meter, Minggu (18/1/2026).

Padahal, perumahan bersubsidi tersebut sebelumnya disebut bebas banjir.

Angga Saputra (28), warga mengaku baru sekitar dua bulan tinggal di Perumahan Arafah Village.

"Kalau menyesal pasti semuanya nyesal. Karena siapa sih yang mau banjir, apalagi di awal kan dijanjikannya enggak banjir lingkungannya," kata Angga saat ditemui Kompas.com, Rabu (21/1/2026).

Baca juga: Dijanjikan Bebas Banjir, Perumahan Subsidi di Bekasi Malah Terendam 1 Meter

Ia mengaku sangat kecewa dengan kondisi perumahan yang kini kerap dilanda banjir.

“Dengan adanya banjir ini sudah pasti kaget dan kecewa. Karena kan siapa sih yang mau banjir, apalagi di awal dijanjikan lingkungannya enggak banjir,” ujar Angga.

Ia mengatakan, saat banjir, air masuk ke rumah hingga merendam perabotan.

Sementara di jalan perumahan, ketinggian air mencapai setengah pinggang, bahkan di beberapa titik mendekati satu meter.

Angga mengatakan dirinya bersama sang istri sempat mengungsi ke blok perumahan yang posisinya lebih tinggi dan tidak terdampak.

“Harapannya dari pihak pengembang bisa lebih cepat ditanggapin. Got-got dan pembuangan air ke kali harus dibenerin. Kalau begini ya ngerasa kecewa,” katanya.

Baca juga: Perumahan Subsidi di Bekasi Tiga Kali Terendam Banjir, Terparah Januari 2026

Menurut Angga, pengurus RT sebenarnya telah menyampaikan aspirasi warga kepada pihak pengembang.

Namun hingga hari ketiga pascabanjir, belum terlihat adanya langkah konkret di lapangan.

“Sampai hari ini belum ada gerakan, belum ada alat berat diturunin,” ujarnya.

Ia mengaku berada dalam posisi sulit jika kondisi tersebut terus berulang.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Di satu sisi, ia merasa terjebak karena rumah belum genap setahun ditempati, sementara pindah ke tempat lain bukan perkara mudah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Legislator PDIP Soroti Parkir Lepas Tanggung Jawab, Disebut Indikasi Pemerasan
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
Air Force One Mendarat Darurat, Trump Ganti Pesawat
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Satire Neneng Rosdiyana terkait Pegawai SPPG Bakal Diangkat PPPK: Jika Anakmu Ingin Jadi Guru, Lebih Baik Suruh Ganti Cita-cita Saja
• 15 jam lalufajar.co.id
thumb
Kemendikdasmen Apresiasi Polri Hentikan Penyidikan Kasus Guru di Jambi
• 16 menit lalutvrinews.com
thumb
Analis Prediksi IHSG Lanjutkan Koreksi, Simak 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan
• 4 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.