Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa murid SMA yang tidak mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tetap memiliki peluang untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Mu’ti menjelaskan, TKA berfungsi sebagai instrumen penguatan objektivitas dan standardisasi penilaian prestasi akademik dalam jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), tanpa menggantikan peran nilai rapor maupun capaian prestasi lainnya.
Advertisement
“Dengan demikian, murid yang tidak mengikuti atau tidak memiliki nilai TKA tetap memiliki peluang yang luas untuk masuk PTN,” kata Mu’ti dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (21/1/2026).
Menurut Mu’ti, daya tampung jalur SNBP justru paling kecil jika dibandingkan dengan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun jalur seleksi mandiri PTN.
“Data realisasi daya tampung menunjukkan bahwa SNBP justru memiliki porsi paling kecil dibandingkan SNBT dan jalur mandiri. Jadi murid tetap memiliki peluang yang luas untuk masuk PTN melalui jalur SNBT dan jalur mandiri yang daya tampungnya setara atau lebih besar,” ujarnya.



