QRIS Cross Border dengan China dan Korea Selatan Ditargetkan Berlaku Sebelum April 2026

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) terus melakukan ekspansi implementasi quick response code Indonesian standard (QRIS) cross border ke berbagai negara. Dalam waktu dekat, BI menargetkan kerja sama QRIS cross border dengan China dan Korea Selatan dapat mulai diimplementasikan sebelum April 2026.

“Mudah-mudahan pada kuartal I kita sudah bisa mengimplementasikan QRIS cross border dengan China dan juga Korea Selatan,” ujar Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026 yang digelar secara daring, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga
  • Bos Bank Indonesia Optimistis Bisa Perkuat Rupiah, Siap Gelontorkan Cadangan Devisa
  • Misbakhun Minta Bank Indonesia Jaga Rupiah di Level Moderat dan Stabil
  • Bank Mega Syariah: Pertumbuhan Minat Haji Muda Dorong Kinerja 2025

Kerja sama implementasi QRIS cross border dengan China dan Korea Selatan tersebut menyusul kerja sama yang sebelumnya telah terbangun dengan sejumlah negara, seperti Singapura, Thailand, Malaysia, dan Jepang. BI memastikan akan terus memperluas implementasi QRIS cross border ke negara lainnya.

“Kami juga sedang melakukan diskusi intensif dengan India, dan ke depan kemungkinan dengan beberapa negara lain,” ujar Filianingsih.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

BI mencatat penggunaan QRIS mengalami pertumbuhan pesat sejak diluncurkan pada 2019 untuk memfasilitasi transaksi pembayaran. Tidak hanya di dalam negeri, QRIS juga diekspansi agar dapat digunakan di luar negeri melalui kerja sama QRIS cross border.

Pertumbuhan transaksi QRIS terus meningkat signifikan. Pada kuartal IV 2025, transaksi QRIS tumbuh sebesar 139,99 persen secara tahunan (year on year/yoy). BI menargetkan transaksi QRIS akan terus meningkat pada tahun ini.

“Pada 2026, kami menargetkan 17 miliar transaksi QRIS serta implementasi cross border di delapan negara. Dari sisi pasokan, targetnya 45 juta merchant penerima QRIS, dan dari sisi permintaan ditargetkan 60 juta pengguna QRIS,” ujar Filianingsih.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Forum Bahtsul Masail Minta Rais Aam Segera Gelar Muktamar ke-35 NU
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Kemenag Pastikan tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Beredar Informasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 2026, Waspadalah!
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Kenapa Pengendara Motor Sebaiknya Hindari Jas Hujan Ponco
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang II Segera Rampung, Jual Beli Mulai Juni 2026
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.