Indonesia–China Perluas Kolaborasi Kesehatan Digital, Fokus AI Medis dan Alat Kesehatan

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavius melakukan kunjungan kerja ke China untuk memperkuat kerja sama di bidang kesehatan digital.

Indonesia–China Perluas Kolaborasi Kesehatan Digital, Fokus AI Medis dan Alat Kesehatan. (Foto:

IDXChannel - Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavius melakukan kunjungan kerja ke China untuk memperkuat kerja sama di bidang kesehatan digital, kecerdasan artifisial (AI) medis, riset kesehatan, serta standardisasi dan industri alat kesehatan.

Kunjungan ke Xuzhou, Hefei, dan Hangzhou tersebut ditandai dengan penandatanganan Tripartite Memorandum of Agreement (MoA) antara Xuzhou Medical University (XZMU), Kementerian Kesehatan RI, dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) terkait pembentukan Laboratorium Bersama China–Indonesia di bidang Digital Medicine dan Proactive Health.

Baca Juga:
Skrining Kesehatan Haji Diperketat, Menhaj: Lebih Baik Tidak Berangkat daripada Dipulangkan

Wamenkes menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi sistem kesehatan nasional melalui penguatan riset dan pemanfaatan teknologi digital yang aman dan terstandar.

“Kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan sistem kesehatan digital dan penerapan AI medis yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat,” ujar dr. Benjamin, yang dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, Kamis (22/01/2026).

Baca Juga:
Indonesia Kekurangan 100 Ribu Dokter, Prabowo Kebut Peningkatan Pendidikan Kesehatan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, delegasi Indonesia juga meninjau penerapan AI dalam layanan kesehatan primer serta pengembangan alat diagnostik tuberkulosis berbasis Tes Cepat Molekuler (TCM). Pemerintah Indonesia mendorong alih teknologi dan penguatan industri alat kesehatan dalam negeri, termasuk rencana pengembangan fasilitas produksi TCM di Indonesia.

Wamenkes menegaskan bahwa seluruh kerja sama internasional dilaksanakan dengan prinsip alih teknologi, penguatan kapasitas nasional, serta perlindungan dan kedaulatan data kesehatan.

Baca Juga:
Menkes Lapor Penerbangan Relawan Kesehatan ke Aceh Sudah Kembali Normal

Kunjungan kerja ini diharapkan memperkuat hubungan bilateral Indonesia–China di sektor kesehatan sekaligus mendukung prioritas nasional, termasuk percepatan eliminasi tuberkulosis dan penguatan layanan kesehatan primer.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Profil Jamaluddin, Petani Milenial Asal Kanreapia Gowa, Raih Gelar Doktor di UIN Alauddin Makassar
• 3 jam lalufajar.co.id
thumb
Ingin Akhiri Konflik, Insanul Fahmi Siap Penuhi 2 Syarat dari Wardatina Mawa
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Tangkal Paparan Konten Radikal, Komisi E DPRD DKI Setuju Aturan Sita HP Selama Jam Belajar
• 21 jam lalusuara.com
thumb
AHY Pantau Ketat Cuaca Ekstrem Demi Jaga Keamanan Transportasi Nasional
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Dosen Kedokteran UPN Veteran Jakarta Edukasi Kesehatan Remaja di Malang, Ingatkan Hak-Hak Reproduksi
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.