Banjir di Jakarta Meluas, Mobilitas Warga Terbatas

fajar.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bencana banjir yang terjadi di Jakarta pada Kamis terus meluas. Data terkini menyebutkan sebanyak 15 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan serta 20 ruas jalan tergenang.

“Kami mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Kamis.

Hingga pukul 14.00 WIB, BPBD DKI Jakarta mencatat saat ini terdapat 15 RT dan 20 ruas jalan tergenang dengan ketinggian mulai dari 10 hingga 90 cm.

Akibat bencana banjir itu, aktivitas warga terganggu khususnya di kawasan permukiman padat penduduk di wilayah tersebut.

“Genangan hingga banjir yang bertahan hingga siang hari membuat mobilitas warga terbatas,” kata Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur, Ali Kojim saat dihubungi di Jakarta Timur, Kamis dilansir Antara.

Seperti di Jalan Taruna Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, banjir mencapai 50 sentimeter (cm) sejak pukul 11.00 WIB.

Kondisi ini menyebabkan akses jalan lingkungan sulit dilalui dan aktivitas warga terganggu, terutama bagi anak-anak dan lanjut usia (lansia).

Petugas BPBD Jakarta Timur (Jaktim) bersama aparat kelurahan dan pengurus RT turun langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan serta memastikan keselamatan warga.

Personel juga disiagakan untuk memantau kondisi genangan agar tidak meluas ke rumah-rumah warga. “Personel BPBD melakukan penanganan langsung di lapangan,” katanya.

Selain Pondok Bambu, banjir juga terjadi di Jalan Cempaka VI RT 008/RW 009, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, dengan ketinggian air sekitar 15 cm.

Meski genangan tergolong ringan, warga mengaku aktivitas keluar-masuk permukiman menjadi terhambat.

Sementara itu, genangan setinggi 10 cm terpantau di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara.

Meski tidak separah di wilayah permukiman, genangan di ruas jalan ini berpotensi memperlambat arus kendaraan dan menimbulkan kemacetan.

Ali memastikan, pihaknya terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi terdampak. Selain pendataan, BPBD juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan petugas lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

Dalam penanganannya, BPBD Jakarta Timur juga mengevakuasi siswa SDN 11 Pondok Bambu sebagai langkah antisipasi keselamatan akibat genangan yang cukup tinggi di sekitar sekolah.

Hingga pukul 13.00 WIB, petugas masih bersiaga di lapangan untuk memantau perkembangan banjir.

Warga diimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di area tergenang, serta segera melapor apabila kondisi banjir memburuk. (fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Upaya AS Mencaplok Greenland dan Langkah Sejumlah Negara Memperluas Wilayahnya
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Berapa Gaji Syifa? Perempuan WNI Asal Banten yang Viral Jadi Tentara Amerika
• 1 jam lalufajar.co.id
thumb
Bos BI Sebut Pencalonan Deputi Gubernur Jadi Salah Satu Faktor Pelemahan Rupiah
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Kasatgas Tito Karnavian Apresiasi Pembangunan Huntara di Aceh Utara
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Serangan Israel di Gaza Tewaskan 3 Jurnalis
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.