Negosiasi Tuntas, PSM Dikabarkan Deal dengan Penyerang Persis Solo Gervane Kastaneer

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — PSM Makassar dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan penyerang Persis Solo, Gervane Kastaneer, pada bursa transfer putaran kedua Super League 2025/2026.

Rumor tersebut mencuat setelah sejumlah akun sepak bola nasional, salah satunya @gosball, menyebut negosiasi antara manajemen Juku Eja dan pihak Kastaneer telah rampung. Penyerang asal Curaçao itu disebut segera merapat ke Makassar untuk memperkuat lini depan PSM.

Nama Gervane Kastaneer bukan sosok asing bagi PSM Makassar. Ia tampil menonjol saat membela Persis Solo ketika menghadapi PSM di Stadion Manahan, Solo, 29 November 2025. Dalam laga tersebut, PSM memang menang dramatis 4-3, namun Kastaneer mencetak dua gol dan menjadi ancaman serius bagi pertahanan Juku Eja.

Musim ini bersama Persis Solo, Kastaneer mencatatkan performa cukup impresif. Dari 13 pertandingan, ia mengoleksi empat gol dan dua assist, sekaligus menjadi salah satu andalan lini serang Laskar Sambernyawa.

PSM Makassar sendiri tengah aktif memburu penyerang baru setelah dipastikan gagal mendatangkan tiga pemain incarannya. Simon Amin memilih bergabung dengan klub asal Irak, sementara Blake Ricciuto dan Alec Urosevski memutuskan bertahan di klub lamanya, Bankstown City Lions FC.

Sebelumnya, Blake Ricciuto sempat mengonfirmasi adanya komunikasi dengan PSM Makassar selama tiga pekan terakhir. Namun hingga Rabu (22/1/2026), negosiasi tersebut tidak berlanjut ke tahap akhir.

Jika kesepakatan dengan Kastaneer benar terealisasi, PSM Makassar berpotensi mendapatkan tambahan kekuatan signifikan di sektor depan untuk bersaing di putaran kedua Super League.

Profil Gervane Kastaneer

Gervane Zjandric Adonnis Kastaneer lahir di Rotterdam, Belanda, pada 9 Juni 1996. Ia merupakan pemain profesional yang berposisi sebagai penyerang dan winger. Dengan tinggi badan 1,85 meter, Kastaneer dikenal fleksibel karena mampu bermain sebagai penyerang tengah maupun di kedua sisi sayap.

Meski lahir di Belanda, Kastaneer memilih membela tim nasional Curaçao di level internasional.

Karier profesionalnya dimulai bersama FC Dordrecht pada musim 2012/2013 di Eerste Divisie. Ia kemudian memperkuat ADO Den Haag (2013–2017), termasuk menjalani masa peminjaman ke FC Eindhoven pada 2016.

Pada 2017, Kastaneer hijrah ke Jerman dan bergabung dengan 1. FC Kaiserslautern di 2. Bundesliga. Setahun berselang, ia kembali ke Belanda bersama NAC Breda sebelum melanjutkan karier ke Inggris bersama Coventry City pada 2019.

Selama membela Coventry City, Kastaneer sempat dipinjamkan ke Heart of Midlothian hingga musim 2020/2021. Usai kontraknya berakhir, ia bergabung dengan PEC Zwolle pada 2021, lalu melanjutkan petualangan ke Spanyol bersama CD Castellón pada musim 2023/2024.

Kini, namanya kembali mencuat di sepak bola Indonesia dan berpeluang besar berseragam PSM Makassar pada paruh kedua kompetisi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dialog Nasional KNPI Soroti Perlindungan Anak-Bonus Demografi
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Imbas Musim Hujan, Pedagang Keluhkan Stok Cabai Merah Mulai Langka di Pasar
• 23 jam laludisway.id
thumb
Tiang Listrik Roboh di Lintasan Maja–Tigaraksa, KAI Commuter Rekayasa Operasi KRL Rangkasbitung
• 2 jam laludisway.id
thumb
Alami Cedera, Anthony Sinisuka Ginting Mundur dari Indonesia Master 2026 Lebih Awal
• 22 menit lalufajar.co.id
thumb
Mantan KSAD Malaysia dan Istri Mudanya Didakwa Pencucian Uang Rp9,2 Miliar
• 6 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.