Transformasi ini diluncurkan untuk menjawab tantangan perlindungan kendaraan yang kian kompleks, menyusul masifnya adopsi teknologi kendaraan listrik dan pertumbuhan segmen kendaraan premium di Indonesia.
Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, menegaskan bahwa perubahan identitas dari BRINS OTO menjadi OTOMAXY merupakan evolusi untuk menciptakan solusi perlindungan yang lebih spesifik dan maksimal.
“Saat ini perlindungan standar tidak lagi cukup. Setiap kendaraan memiliki nilai dan teknologi yang berbeda, sehingga diperlukan solusi asuransi yang lebih fleksibel,” ujar Budi.
Baca juga:
Mobil Dicuri, Apakah Ditanggung Asuransi?
Dalam skema baru ini, BRI Insurance secara agresif membidik pasar kendaraan listrik (EV) melalui OTOMAXY Electric Vehicle. Produk ini mencakup risiko krusial yang tidak tercover asuransi konvensional, seperti kerusakan baterai, korsleting sistem tegangan tinggi, hingga motor listrik sesuai standar PSAKBI.
Guna memperkuat daya saing, BRI Insurance menyuntikkan teknologi Artificial Intelligence (AI) melalui fitur Oto Smart Claim. Inovasi ini memungkinkan nasabah melakukan pelaporan hingga pemantauan klaim secara paperless dan real-time melalui aplikasi BRINS Mobile.
Di sisi infrastruktur fisik, perusahaan meluncurkan Flagship Garage yang menawarkan same day service untuk perbaikan ringan. Layanan ini didukung oleh armada Emergency Road Assistant (ERA) yang siaga 24 jam di kota-kota besar mulai dari Medan, Jabodetabek, hingga Makassar.
Langkah rebranding ini dipandang sebagai upaya BRI Insurance untuk memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar asuransi umum yang adaptif terhadap dinamika industri otomotif nasional dan transisi energi hijau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)




