Timur Tengah Kembali Memanas, Trump Kerahkan Kapal Induk ke Teluk

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ketegangan di Timur Tengah kembali mencapai titik didih. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memerintahkan pengerahan kapal induk dan armada perang menuju kawasan Teluk. Langkah ini disebut sebagai pesan keras dan status siaga penuh terhadap Teheran.

Manuver militer ini dilakukan di tengah gelombang protes besar yang mengguncang Iran, yang direspons dengan tindakan represif oleh aparat keamanan setempat. Washington menuding adanya pelanggaran hak asasi manusia berat dalam penanganan protes tersebut.

"Kami memiliki kekuatan besar yang bergerak menuju Iran. Saya lebih suka tidak melihat apa pun terjadi, tetapi kami mengawasi mereka dengan sangat cermat," ujar Trump.
  Baca juga:
Babak Baru Ancaman AS Caplok Greenland
Dalam pernyataannya, Trump mengklaim bahwa ancaman militernya berhasil mencegah eksekusi mati massal terhadap para demonstran. Ia menyebut telah menghentikan rencana hukuman gantung terhadap 837 orang, yang sebagian besar adalah pemuda.

"Mereka seharusnya sudah mati. Setiap orang dari mereka akan digantung... Saya katakan, jika kalian menggantung orang-orang itu, kalian akan dipukul lebih keras dari yang pernah kalian alami sebelumnya," tegas Trump.

Ia menambahkan bahwa ancaman tersebut membuat otoritas Iran membatalkan, bukan sekadar menunda, eksekusi tersebut satu jam sebelum pelaksanaan. "Itu pertanda baik, tapi kami tetap mengerahkan armada besar ke arah sana," imbuhnya.

Iran Siapkan Perang Total

Di sisi lain, Teheran menuduh Washington memanfaatkan situasi internal Iran untuk memperkuat tekanan melalui sanksi ekonomi dan isu nuklir. Pemerintah Iran mengeluarkan peringatan keras bahwa setiap serangan militer akan dianggap sebagai deklarasi perang total terhadap kedaulatan negara mereka.

Eskalasi konflik ini seketika mengguncang pasar global dan diplomasi internasional. Kawasan Teluk sebagai nadi perdagangan energi dunia kini diselimuti kekhawatiran. Ketidakstabilan ini membayangi lonjakan harga minyak dunia, keamanan jalur pelayaran internasional, hingga stabilitas ekonomi global.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Ada Meja dan Kursi, Siswa SMPN 3 Depok Belajar Lesehan
• 32 menit lalukompas.com
thumb
Pasca Banjir Bandang Pemalang, Jalanan Penuh Gelondongan Kayu Berserakan
• 18 jam laludisway.id
thumb
‎Defisit Dijaga di Bawah 3 Persen, Pemerintah Prioritaskan Pertumbuhan Ekonomi
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ahmad Ali Luruskan soal Pernyataannya di Podcast
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Vaksinasi Meningitis Warnai Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di Pondok Gede
• 11 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.