FAJAR, TORAJA — Si Jago merah kian merajalela di wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara dalam beberapa waktu terakhir.
Sejumlah kebakaran dilaporkan terjadi, mayoritas menghanguskan rumah semi permanen, alang (lumbung padi), hingga kendaraan milik warga.
Peristiwa terbaru terjadi di Desa (Lembang) Ma’dong, Kecamatan Denpina, Kabupaten Toraja Utara, pada Sabtu sore, 24 Januari. Sebelumnya, kebakaran juga melanda Tongkonan Uru, Desa Lempo, Kecamatan Sesean, Toraja Utara, Kamis, 22 Januari.
Dalam beberapa kasus, warga terpaksa memadamkan api dengan peralatan seadanya, mulai dari air, lumpur, pasir, hingga alat manual lainnya. Minimnya ketersediaan sarana pemadam kebakaran menjadi salah satu kendala utama di lapangan.
Selain itu, mobil pemadam kebakaran dinilai sering kali terlambat tiba di lokasi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti jarak lokasi kebakaran yang cukup jauh, kondisi akses jalan yang kurang memadai, hingga lambatnya informasi dari warga kepada petugas akibat kepanikan atau tidak tersimpannya nomor kontak damkar.
Warga pun mengusulkan agar pemerintah daerah membangun pos pemadam kebakaran di beberapa kecamatan yang berada jauh dari pusat kota.
Fadly (40), salah seorang warga, menilai keberadaan pos damkar di wilayah terpencil sangat mendesak untuk mengurangi risiko kerugian akibat kebakaran.
“Andai ada pos di tengah-tengah beberapa kecamatan terjauh, ada standby semisal satu saja dahulu mobil damkar, itu sudah setidaknya membantu sedikit,” ucap Fadly, Senin sore, 26 Januari.
Menurutnya, langkah tersebut bisa menjadi alternatif solusi yang realistis bagi pemerintah daerah.
“Ini menurut pendapat saya, entah ada pertimbangan lain atau seperti apa, saya sebagai masyarakat awam memikirkan hal ini,” tuturnya.
Sebagai informasi, masyarakat Toraja Utara dapat menghubungi layanan Damkar melalui nomor 0423-2920701, 0821-8790-3004, atau 0852-4223-4722. Sementara untuk Kabupaten Tana Toraja, layanan pemadam kebakaran dapat dihubungi di nomor 0823-1177-7635 atau 0852-5530-8995.
Diketahui, Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara memiliki kondisi geografis yang cukup beragam. Wilayahnya didominasi perbukitan hingga pegunungan, sementara daerah landai umumnya hanya terdapat di pusat kota kabupaten dan kecamatan. Kondisi ini turut menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan kebakaran di wilayah Toraja. (edy)





/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F12%2F25%2Fc75fc87d5742444af67664e483a5421d-cropped_image.jpg)