FAJAR, MAKASSAR-Hengkangnya Rusdi Masse (RMS) dari Partai NasDem ke PSI menimbulkan dinamika baru di Dapil 3 Sulsel. Kursi yang ditinggalkan RMS di Senayan kini menjadi rebutan, dan nama Hayarna Basmin—istri Bupati Luwu, Basmin Mattayang—muncul sebagai kandidat yang berpeluang besar melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).
Pada Pileg 2024, RMS tampil dominan dengan 161.301 suara, sementara Eva Stevany Rataba mengamankan kursi kelima dengan 73.910 suara. NasDem pun berhasil meraih dua kursi.
Di bawah mereka, Putri Dakka memperoleh 53.700 suara, Aslam Patonangi 43.580, dan Hayarna Basmin 29.162 suara. Namun, konstelasi politik berubah. Putri Dakka diketahui bergeser ke PDIP untuk maju di Pilwalkot Palopo 2024, meski ia menegaskan tidak pernah mengundurkan diri dari NasDem dan tidak pernah menerima surat pemecatan. Aslam Patonangi secara resmi mengundurkan diri dari NasDem sebelum Rakernas 2025, sehingga peluangnya tertutup.
Dengan kondisi tersebut, Hayarna Basmin menjadi nama yang paling mungkin melenggang ke DPR RI menggantikan RMS. Meski perolehan suaranya lebih kecil dibanding Putri Dakka dan Aslam, status keanggotaannya yang masih sah di NasDem membuat posisinya kuat. Selain itu, kedekatannya dengan basis politik Luwu Raya melalui suaminya, Bupati Luwu Basmin Mattayang, memberi legitimasi tambahan.
Meski demikian, kepastian masih bergantung pada sikap resmi Partai NasDem terhadap status Putri Dakka. Jika partai menegaskan bahwa Putri Dakka sudah tidak lagi menjadi kader, maka Hayarna hampir pasti menjadi pilihan berikutnya untuk mengisi kursi Senayan. Peluang Hayarna Basmin kini terbuka lebar, menunggu keputusan final dari internal partai.
Putri Dakka sendiri sempat menyampaikan, dirinya saat ini masih berstatus sebagai kader Nasdem. Bahkan dirinya menegaskan tidak pernah mengundurkan diri dan tidak pernah menerima surat pemecatan.
”Saya tidak pernah mengundurkan diri, saya juga tidak pernah menerima surat pemecatan. Itu cuma orang goreng kemarin, karena saya tidak pernah mengajukan surat pengunduran diri. Kalau memang ada, silakan ditunjukkan saja,” kata dia. (*/ham)




