Sekjen NATO Sebut Eropa Tak Bisa Membela Diri Tanpa Militer AS

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Sekjen NATO Mark Rutte memperingatkan negara-negara di Eropa soal kekuatan militer Amerika Serikat (AS). Ia bilang tanpa AS, Eropa tidak bisa membela diri.

Ketegangan negara-negara Eropa dengan AS terjadi setelah Presiden AS Donald Trump ingin mengambil alih Greenland, wilayah otonom Denmark.

"Jika ada yang berpikir di sini lagi, bahwa Uni Eropa, atau Eropa secara keseluruhan, dapat membela diri tanpa AS, teruslah bermimpi. Anda tidak bisa," kata Rutte kepada para anggota parlemen di Parlemen Eropa dikutip dari AFP, Selasa (27/1).

Ia mengatakan bahwa negara-negara Uni Eropa harus menggandakan pengeluaran pertahanan dari target NATO lima persen yang disepakati tahun lalu menjadi 10 persen dan menghabiskan miliaran untuk membangun senjata nuklir.

"Anda akan kehilangan penjamin utama kebebasan kita, yaitu payung nuklir AS," kata mantan perdana menteri Belanda itu.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot membalas pernyataan Rutte. "Eropa dapat dan harus bertanggung jawab atas keamanan mereka sendiri," tulisnya di X.

Rutte menegaskan bahwa AS tetap berkomitmen penuh untuk mematuhi klausul pertahanan bersama. Namun AS mengharapkan negara-negara Eropa untuk terus meningkatkan pengeluaran militer mereka.

"Mereka membutuhkan Euro-Atlantik yang aman, dan mereka juga membutuhkan Eropa yang aman. Jadi AS memiliki kepentingan yang besar di NATO," katanya.

Rutte menolak saran komisioner pertahanan Uni Eropa Andrius Kubilius awal bulan ini tentang kemungkinan pasukan pertahanan Eropa yang dapat menggantikan pasukan AS di benua itu.

"Itu akan membuat segalanya lebih rumit. Saya pikir (Presiden Rusia Vladimir) Putin akan menyukainya. Jadi pikirkan lagi," kata Rutte.

Mengenai Greenland, Rutte mengatakan bahwa ia telah sepakat dengan Trump bahwa NATO akan mengambil lebih banyak tanggung jawab untuk pertahanan Arktik. Namun ia menyerahkan kepada otoritas Greenland dan Denmark untuk bernegosiasi mengenai kehadiran AS di pulau tersebut.

"Saya tidak memiliki mandat untuk bernegosiasi atas nama Denmark, jadi saya tidak melakukannya, dan saya tidak akan melakukannya," katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Selain Dirjen, Purbaya Bakal Rombak Semua Jajaran Bea Cukai Mulai Besok
• 57 menit laluviva.co.id
thumb
Berbagi Sedekah bagi Penunggu dan Pasien Telantar di Bali
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Peluru di Dalam Menu MBG: Diskes Investigasi, Dewan Akan Cecar di RDP
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Pria Yogya Tusuk Pria Lain Pakai Cutter karena Cemburu Pacar Diganggu
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
India Buka Keran untuk Mobil Impor Secara Gila-Gilaan, Potongan Pajak dari 110 Persen Menjadi 10 Persen!
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.