Pertumbuhan Kredit Kuartal I-2026 Diproyeksi Positif

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pertumbuhan kredit pada kuartal I-2026 memiliki potensi untuk tetap tumbuh positif.

Pertumbuhan Kredit Kuartal I-2026 Diproyeksi Positif (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pertumbuhan kredit pada kuartal I-2026 memiliki potensi untuk tetap 

tumbuh positif.

Baca Juga:
Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, Kemenhaj Dorong Ekspor Beras ke Saudi

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, secara historis, momentum Ramadan dan Idulfitri cenderung 

mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, khususnya konsumsi rumah tangga dan sektor-sektor produktif pendukung seperti perdagangan, transportasi, akomodasi, serta industri makanan dan minuman. 

Baca Juga:
Pengamat Sebut Thomas Djiwandono Ikuti Jejak Darmin dan Agus Marto

"Momentum tersebut diharapkan akan meningkatkan permintaan kredit, baik pada 

segmen konsumsi maupun kredit modal kerja," ujar Dian dalam jawaban tertulis Selasa (27/1/2025).

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Menguat, Investor Cermati Kebijakan The Fed dan Laporan Pendapatan Perusahaan

Adapun kinerja intermediasi perbankan hingga posisi November 2025 relatif stabil 

dengan profil risiko yang terjaga dan likuiditas di level yang memadai. 

Pertumbuhan kredit secara year on year (yoy) sebesar 7,74 persen, meningkat dibandingkan Oktober 2025 (7,36 persen) dengan kualitas kredit yang tetap terjaga, tercermin dari terjaganya NPL Gross sebesar 2,21 persen (Rasio NPL Gross Oktober 2024: 2,25 persen), yang mana hal tersebut antara lain juga didukung oleh pertumbuhan kredit produktif terutama Kredit Investasi (KI) yang tumbuh 17,98 persen (yoy). 

"Penyaluran kredit ke sektor produktif masih menjadi penopang utama penyaluran kredit perbankan, dengan porsi penyaluran sebesar 72,78 persen per November 2025, dan pertumbuhan sebesar 8,15 persen (yoy)," katanya

Pada 2026 kinerja intermediasi perbankan diproyeksikan tetap solid dengan pertumbuhan kredit didorong oleh kredit produktif baik Kredit Modal Kerja (KMK) maupun KI yang disertai kualitas kredit yang diproyeksikan tetap terjaga, melalui pelaksanaan tata kelola pemberian kredit serta pengelolaan manajemen risiko perbankan yang memadai.

"OJK senantiasa mendorong intermediasi perbankan agar dapat dilakukan secara optimal, dengan melakukan penyaluran kredit pada segmen yang sejalan dengan keahlian dan risk appetite Bank," tuturnya.

Dengan demikian, Bank dapat memanfaatkan peluang bisnis dengan baik, sekaligus meningkatkan penyaluran kredit yang tetap tumbuh secara sehat dan berkelanjutan dengan senantiasa menerapkan prinsip tata kelola dan manajemen risiko yang baik.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hilangnya Ruang Aman Pesepeda di Aspal Jakarta
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Aksi Generasi Burgeract Pemuda Bekasi, Bersihkan Halte dan Jalan Rusak di Malam Hari
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Meski Bisa Datangkan Sergio Ramos, Layvin Kurzawa Jauh Lebih Masuk Akal Mengisi Kekuatan Pertahanan Persib Bandung
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Komisi III Sepakat Polri Tetap di Bawah Presiden, Revisi UU Polri Segera Dibahas
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Kronologi selebgram Lula Lahfah meninggal dunia, Reza Arap temani keluarga hingga pemakaman
• 47 menit lalubrilio.net
Berhasil disimpan.