Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Sebuah video pemeriksaan terhadap pedagang es gabus di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, ramai diperbincangkan warganet dan memicu keresahan publik. Video tersebut memperlihatkan aparat gabungan Polri dan TNI memeriksa jajanan tradisional yang diduga terbuat dari bahan berbahaya.

Isu ini dengan cepat menyebar di media sosial, menyusul tudingan bahwa es gabus yang dijual pedagang tersebut dibuat dari bahan spons. Dugaan itu bahkan membuat aparat meminta sang pedagang membuktikan keamanan dagangannya secara langsung di hadapan kamera.

Dalam video yang diunggah akun @fakta.ido pada Selasa (27/1/2026), terlihat seorang pedagang es gabus diperiksa oleh aparat. Pedagang tersebut bahkan diminta mengonsumsi jajanan yang dijualnya untuk membuktikan bahwa makanan tersebut aman.

"Bahannya enggak hancur. (Ini) dari spons ya. Kalau dia kue pasti hancur, atau agar-agar. Nah ini dari spons," ujar aparat kepolisian.

"Makan nih, habisin dan ditelan. Yang makan biar kamu ya, jangan anak-anak kecil, kasihan," ucap aparat yang mengenakan seragam TNI Angkatan Darat.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.

Sebagai informasi, es gabus atau es kue merupakan jajanan tradisional yang umumnya dibuat dari tepung dan santan. Teksturnya yang ringan, berpori, dan empuk saat digigit membuat jajanan ini dikenal dengan sebutan “gabus”.

Fakta Es Gabus di Kemayoran Jakarta Pusat

Berikut rangkaian fakta terkait kasus es gabus di Kemayoran yang sempat dicurigai berbahaya:

1. Laporan warga soal dugaan kandungan Polyurethane Foam

Dugaan es gabus palsu bermula dari laporan seorang warga Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, bernama M. Arief Fadillah (43). Melalui call center 110, ia melaporkan adanya penjual makanan yang diduga tidak layak konsumsi. Pedagang tersebut diketahui bernama Suderajat (49), warga Bojong Gede, Bogor.

Suderajat diduga menjual es kue yang mengandung Polyurethane Foam (PU Foam), bahan yang lazim digunakan sebagai busa kasur atau spons cuci.

Menindaklanjuti laporan itu, tim Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polsek Kemayoran mendatangi lokasi di RT 010 RW 005 Kelurahan Utan Panjang sekitar pukul 14.30 WIB. Dari pemeriksaan awal, diketahui Suderajat menjual berbagai jajanan seperti es kue, es gabus, agar-agar, dan cokelat meses.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Tak Tercatat oleh Negara
• 4 jam laluidntimes.com
thumb
Kasus Kuota Haji 2024, KPK Periksa Staf Asrama Haji dan Eks Pejabat Kemenag 
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Paripurna DPR Tetapkan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR Gantikan Adies Kadir
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dorong Transformasi, PPRO Bangun Ekosistem Properti yang Berkelanjutan
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Saksi Sidang Ungkap Momen Pertemuan Nadiem dengan Petinggi Google
• 22 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.