Pengaspalan Ulang Tertunda, Ruas Jalan Ini Semakin Membahayakan Pengguna Jalan

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Bekas pemeliharaan jalan nasional di Jl Urip Sumohardjo kini mulai ditangani. Jl Perintis Kemerdekaan menyusul.

Saat ini, kontraktor yang bertanggung jawab melakukan perbaikan dalam program pemeliharaan rutin jalan nasional di Kota Makassar mulai melakukan pengaspalan.

Sebelumnya, dua ruas jalan nasional, Jl Urip dan Jl Perintis bergelombang, aspalnya terkelupas, dan membahayakan pengguna jalan.


Usia aspal muda karena baru dikerjakan pada Desember ketika Kota Makassar berada di puncak musim hujan berakibat aspal terkelupas.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel pun meminta kontraktor untuk mengerjakan ulang bekas pengerjaan yang tidak maksimal tersebut.


Ruas jalan tersebut sejatinya sudah dibongkar kembali untuk persiapan pengaspalan ulang sejak pertengahan Januari. Namun, curah hujan kala itu masih tinggi sehingga pengaspalan urung terlaksana. Apalagi, pengaspalan hanya dapat dilakukan pada malam hari.


Dalam tiga hari terakhir setidaknya, Kota Makassar sudah jarang diguyur hujan. Ini adalah kesempatan yang baik bagi penanggung jawab melakukan pengaspalan.

Sayangnya, kini ruas jalan tersebut tidak hanya berlubang, namun juga berdebu, terutama di Jl Perintis Kemerdekaan.

Koordinator Proyek dari PT Mareraya Multipratama Jaya, Muhammad Arsyad menjelaskan, bahwa pihaknya telah mengaspal sebagian ruas yang sebelumnya rusak. Jika tidak ada halangan, ruas di Jl Urip Sumohardjo ditargerkan rampung tiga hari ke depan.


“Kita selesaikan dulu di Urip pak, depan SPN Batua, sampai Taman Makam Pahlawan. Masih sementara tapi mungkin 2-3 hari selesai itu. Urip sudah pengaspalan, sebentar malam pengaspalan lagi Pak,” ujar Arsyad kepada FAJAR, Senin, 27 Januari 2026

Kendala yang dialami sebelumnya adalah hujan yang terus mengguyur sehingga pengaspalan ulang tertunda. Saat ini, pihaknya fokus dalam pembongkaran ruas yang rusak di Jl Perintis Kemerdekaan.


Arsyad menerangkan bahwa pengerjaan hanya dapat dilakukan pada malam hari ketika lalu lintas jalan mulai merenggang. Rentang waktu pengerjaan jalan pada pukul 23.00 hingga 06.00 pagi.


“Perintis nanti tetap jalan itu pengerukannya, kan dua alat dipakai itu sekarang, satu di Urip satu di Perintis, selesai nanti di Urip saya gabung mi itu dua alat untuk di Perintis,” beber Arsyad.


Salah seorang pengguna jalan, Faqih menyebut bahwa ruas di Jl Perintis Kemerdekaan yang mengalami kerusakan seringkali menimbulkan polusi.

Debu yang dibawa angin membahayakan pengendara. Jarak pandang dan gangguan langsung ke penglihatan pengendara bisa membahayakan sesama pengguna jalan.

Ia berharap agar pemerintah segera menuntaskan penanganan ruas tersebut.
“Saya harap segera diselesaikan, karena saat ini sudah jarang hujan jadi bisa diaspal. Mumpung sudah tidak hujan semoga bisa cepat ditangani,” harap pria berusia 24 tahun itu.


Pemeliharaan rutin jalan nasional ini merupakan program dari BBPJN Sulsel. Pada tahun anggaran 2025, anggaran sekitar Rp22 miliar digunakan.

Di ruas dalam Kota Makassar, Jl Urip mendapat jatah 700 meter dari total panjang 4,3 km. Sementara itu, Jl Perintis Kemerdekaan ditangani sepanjang 1,7 km dari total panjang 12 km.


Tahun ini, BBPJN menggenjot percepatan tender pemeliharaan rutin jalan. Fokus mereka adalah ruas Kota Makassar hingga Jeneponto yang belum masuk penanganan tahun lalu. Termasuk pemeliharaan rutin di Jl Sultan Alauddin dan Jl AP Pettarani Makassar. (uca)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satgas PKH Jamin Pencabutan Izin 28 Perusahaan Sesuai Hukum
• 1 jam laludetik.com
thumb
Pemprov Jabar Matangkan Rencana Pelepasan Bandara Kertajati ke Pemerintah Pusat
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Minta Tambahan Jadwal Konser BTS, Presiden Meksiko Surati Presiden Korea Selatan
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Terungkap! Mayat Perempuan Dibakar di Lombok Barat Ternyata Dibunuh Anak Kandung
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Kasus Pemerasan Kemenaker, Uang ”Haram” Dibagi Pakai Cara Kira-kira
• 23 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.