Liputan6.com, Jakarta - Isu perombakan atau reshuffle kabinet Merah Putih kembali menguat. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari mengatakan, keputusan reshuffle menteri Kabinet Merah Putih berada di tangan Prabowo.
"Hanya presiden dan Tuhan yang tahu," kata Qodari kepada wartawan di kantor Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Jakarta, Rabu.
Advertisement
Menurut Qodari, salah satu kriteria pejabat yang reshuffle adalah kinerja. Namun, dia enggan mengungkap lebih spesifik kinerja yang dimaksud.
"Yang pasti begini, presiden kalau bicara reshuffle pasti kriterianya adalah kinerja, pencapaian target-target. Dan itu semua dipantau oleh presiden setiap hari. Setiap hari," kata Qodari.
Kabar perombakan kabinet tersebut juga mencuat saat jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong. Karena, Thomas Djiwandono telah disetujui DPR RI untuk menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
"Ya itu, ya bagus saja itu. Kalau itu kan logis saja. Berarti kan harus ada yang diisi, kan?" ujarnya.



