Banjir Picu Macet Mengular hingga 3 Km di Jalan DI Panjaitan, Motor Mogok

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur Jakarta sejak Rabu (28/1/2026) hingga Kamis (29/1/2026) banjir di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur dan mengakibatkan kemacetan hingga 3 km.

Dari pantauan Kompas.com, air menggenangi Jalan DI Panjaitan sekitar 10-30 sentimeter, sehingga pengendara harus berjalan lambat di jalur kanan.

Baca juga: Jalan Daan Mogot Banjir 30 Cm, Lalu Lintas Macet hingga 5,5 Km

Terlihat sejumlah petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur melakukan penyedotan air.

Anggota Satuan Lalu Lintas Jakarta Timur juga tampak mengatur lalu lintas dan mengimbau agar pengendara melaju di jalur kanan.

Baca juga: Air Naik di Pintu Air Pulogadung, Enam Wilayah Diminta Waspada Banjir

Beberapa motor juga tampak didorong karena mogok akibat nekat melewati genangan banjir.

Banjir berdampak pada kemacetan panjang dari arah Jalan Mayjen Sutoyo depan Kodam menuju Jalan DI Panjaitan.

Baca juga: Sirine Kali Bekasi Berbunyi Rabu Malam, Warga Panik Berlarian

Kemacetan juga terlihat dari arah Jalan DI Panjaitan menuju Cililitan.

Indra (34) warga Depok mengaku sudah terjebak kemacetan sekitar tiga kilometer dari depan Kodam Jaya.

"Macetnya bukan main ini, dari Kodam Jaya sampai sini depan Apartemen Jalan DI Panjaitan, ada kali 3 kilometer," jelas Indra di Jalan DI Panjaitan, Kamis.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia juga mengeluhkan Jalan DI Panjaitan selalu tergenang ketika hujan, sehingga berimbas pada kemacetan.

"Ini setiap hujan gini muluk dampak kemana-mana, saya mau kerja di Pulogadung udah dua kali kayak gini," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menag Sebut Pembentukan Ditjen Pesantren Butuh Anggaran Rp12,6 Triliun
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
• 22 jam lalumerahputih.com
thumb
Akhir Kasus Hogi: Kapolresta-Kajari Minta Maaf, Kasusnya Berakhir Damai
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Ammar Zoni Tak Henti Berdzikir Dengar Keterangan Saksi di Persidangan Kasus Dugaan Peredaran Narkoba
• 33 menit lalugrid.id
thumb
Baznas Bangun Kembali Meunasah di Tengah Puing Bencana Pidie Jaya
• 16 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.