Harga Emas Dunia Tembus USD5.400, Reli Rekor Berlanjut

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Harga emas dunia melanjutkan reli pemecahan rekor pada Rabu (28/1/2026), menembus level USD5.400 per troy ons seiring investor mencari aset aman.

Harga Emas Dunia Tembus USD5.400, Reli Rekor Berlanjut. (Foto: Freepik)

IDXChannel – Harga emas dunia melanjutkan reli pemecahan rekor pada Rabu (28/1/2026), menembus level USD5.400 per troy ons seiring investor mencari aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang kian dalam.

Harga emas spot (XAU/USD) melesat 4,57 persen ke USD5.417,98 per troy ons, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi USD5.418,96 pada sesi yang sama.

Baca Juga:
IHSG Tersengat Pengumuman MSCI, Investor Bisa Alihkan Fokus ke Saham Berfundamental Kuat

Pada sesi sebelumnya, emas melonjak sekitar USD200 per troy ons dan mencetak rekor tertinggi secara beruntun.

“Kenaikan ini didorong oleh pembelian berkelanjutan bank sentral, momentum kuat dari dana pengikut tren, serta permintaan flight to quality yang solid,” ujar analis pasar IG, Tony Sycamore, dikutip Reuters.

Baca Juga:
Pasar Saham Loyo, RAJA Berencana Buyback Rp250 Miliar

“Meski sifat reli yang parabolik mengindikasikan koreksi tidak jauh lagi, fundamental yang mendasari diperkirakan tetap suportif sepanjang 2026, sehingga setiap pelemahan dipandang sebagai peluang beli yang menarik,” imbuh dia.

Ketegangan geopolitik masih berlanjut setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu mendesak Iran untuk duduk di meja perundingan dan mencapai kesepakatan soal senjata nuklir, atau menghadapi serangan AS berikutnya yang disebut akan jauh lebih buruk.

Baca Juga:
BCA (BBCA) Umumkan Rencana Buyback Saham Maksimal Rp5 Triliun

Teheran merespons dengan ancaman balasan terhadap AS, Israel, dan pihak-pihak yang mendukungnya.

Dari sisi kebijakan, bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga pada Rabu, sesuai ekspektasi pasar.

Setelah pernyataan tersebut, pelaku pasar meningkatkan taruhan bahwa The Fed diperkirakan memangkas suku bunga acuan pada Juni, namun tidak lebih cepat dari itu.

Gubernur The Fed Christopher Waller, yang disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Ketua The Fed Jerome Powell saat masa jabatannya berakhir pada Mei, serta Gubernur Stephen Miran, yang tengah cuti dari perannya sebagai penasihat ekonomi Gedung Putih, menyampaikan dissent dengan mendukung pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin persentase.

Sebagai aset lindung nilai tradisional, emas telah menguat lebih dari 25 persen sepanjang tahun ini, yang umumnya diuntungkan oleh lingkungan suku bunga rendah, setelah melonjak 64 persen pada 2025.

Sementara itu, seiring harga emas mencetak rekor tertinggi baru pekan ini, pelanggan memadati toko-toko penjual logam mulia di Shanghai dan Hong Kong, dengan sebagian berspekulasi harga masih berpeluang naik lebih jauh.

Perak spot bergerak stabil di USD116,61 per ons setelah menyentuh rekor USD117,69 pada Senin.

Platinum spot naik 0,4 persen ke USD2.705,79 per ons, setelah sebelumnya mencetak rekor USD2.918,80 pada Senin, sementara paladium naik 0,3 persen ke USD2.079,32 per ons. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dari 127 Keluarga Terdampak, Baru 20 Warga Kampung Bilik Setuju Direlokasi ke Rusun
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Piala Dunia 2026, TVRI Diminta Hadir Sampai Ujung Negeri
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Pemkab Aceh Utara Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir hingga 31 Januari 2026 Akibat Lambannya Pemulihan
• 14 jam lalupantau.com
thumb
BEI Bakal Belajar dari Bursa India soal Keterbukaan Kepemilikan Saham
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Shawn Mendes Masih Sendiri, Kenali Tanda Pria Kesepian
• 17 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.