Kisah Ibu Inspiratif PNM: Belajar di Lantai, Mimpi Setinggi Langit

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SERANG - Memasuki era digitalisasi dimana kita bisa mendapatkan informasi dari sumber apapun di internet, peran guru tetap menjadi fondasi penting dalam membangun generasi masa depan.

Karena bukan hanya menyampaikan pengetahuan, guru juga membentuk karakter, nilai, dan arah berpikir yang tak bisa digantikan oleh teknologi. Dari ruang belajar sederhana, nilai semangat, kesederhanaan dan kebermanfaatan terus ditanamkan kepada anak-anak.

Nilai-nilai inilah yang juga sejalan dengan semangat pemberdayaan yang dihadirkan PNM, bahwa perubahan besar kerap tumbuh dari ketulusan langkah-langkah kecil yang konsisten dijaga.

Salah satu certia dari lapangan yang menarik datang dari Serang, Banten. Hikayati, seorang perempuan inspiratif binaan PNM Mekaar yang juga berperan sebagai guru MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah) yang setiap hari mengajar dengan penuh keikhlasan.

Di ruang belajar yang masih sangat sederhana, hanya beralaskan lantai, ia tetap menyalakan semangat belajar bagi murid-muridnya. Baginya, kebahagiaan bukan diukur dari materi, melainkan saat melihat anak-anak didiknya mampu membaca, menulis, dan menghafal doa-doa. “Kami memang belajar di lantai, tapi saya selalu bilang ke anak-anak, mimpi kita harus setinggi langit,” tutur Hikayati.

Di balik perannya sebagai pendidik, Ibu Hikayati juga mengembangkan usaha kecil untuk menambah penghasilan keluarga. Dukungan tersebut membuatnya dapat tetap mengajar dengan tenang tanpa harus meninggalkan panggilan hatinya sebagai guru.

Pendekatan pemberdayaan yang tidak hanya menghadirkan modal, tetapi juga pendampingan berkelanjutan, menjadi kekuatan yang membantunya menjaga keseimbangan antara pengabdian dan kemandirian ekonomi.

Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menyampaikan, “Kisah Ibu Hikayati menunjukkan bahwa saat seorang perempuan diberi akses untuk berdaya, ia tetap bisa mengabdi sambil menguatkan keluarganya. Kami percaya, ketika seorang ibu tumbuh, dampaknya terasa sampai ke anak-anak yang ia didik dan masa depan yang sedang mereka siapkan.”

Kisah ini menegaskan bahwa peran guru dan ketangguhan ibu adalah dua kekuatan yang saling menguatkan dalam membangun masa depan. Dari ruang belajar sederhana dan langkah usaha kecil yang dijalankan dengan tekun, lahir generasi yang berilmu sekaligus keluarga yang lebih berdaya.

Guru menanamkan nilai dan harapan, sementara ibu tangguh membuktikan bahwa pengabdian dan kemandirian bisa berjalan beriringan, menjadi cahaya yang pelan tapi pasti menerangi lingkungan sekitarnya.

#PNMuntukUMKM
#PNMPemberdayaanUMKM


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Protes Operasi Imigrasi Meluas di New York
• 12 jam laludetik.com
thumb
Pekalongan Bentuk Satgas Percepatan Penanganan Sampah, Libatkan Tokoh Masyarakat
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Jalak Bali: Burung Eksotis yang Nyaris Hilang dari Habitat Asli
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Wakil Wali Kota Yogya soal Penjual Sate Guling-guling: Malioboro Bebas PKL
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
10.000 mahasiswa dikerahkan bantu pemulihan bencana Sumatera
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.