Dirjen Kemenhaj Blak-blakan:: Masih Ada Upaya Percaloan Pengadaan Haji

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Latar belakang Harun Al Rasyid sebagai mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjuluk “Raja OTT” menjadi modal penting dalam mengemban amanah barunya sebagai Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah. Pengalaman panjang membongkar praktik korupsi membuatnya sangat peka terhadap celah-celah rawan penyimpangan, termasuk dalam pengelolaan haji.

Harun menegaskan, pencegahan praktik jual beli kuota haji harus dilakukan sejak hulu hingga hilir. Menurut dia, penyelenggaraan haji bukan hanya soal keberangkatan jamaah, tetapi rangkaian proses panjang yang dimulai jauh sebelum musim haji tiba hingga tahap pertanggungjawaban pascapelaksanaan. 

Baca Juga
  • Zulhas Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Ramadhan
  • Wamenhaj Minta Reporter Hingga Tentara Tanggalkan Jabatan Saat di Tanah Suci: Semua Petugas Haji
  • Warga Gaza Bertanya: Apa Tindakan Dewan Perdamaian Jika Israel Tetap Lakukan Genosida?

“Dari awal proses haji itu ada tahapan pra-haji, lalu pelaksanaan hajinya sendiri, dan setelah itu ada pertanggungjawaban. Semua tahapan itu harus bersih,” ujar Harun dalam wawancara khusus dengan Republika, Rabu (27/1/2026).

Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Harun Al Rasyid - (Republika/Thoudy Badai)

Pada tahap pra-haji, ia menyoroti persoalan pendaftaran jamaah, baik haji reguler maupun haji khusus. Harun menegaskan daftar jamaah harus tersusun rapi dan tertutup dari upaya manipulasi, seperti praktik “nyodok” nomor porsi tanpa dasar yang sah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Tidak ada kemudian upaya-upaya mengganti nama-nama jamaah itu. Misalnya yang nomor urut porsi belakangan kemudian bisa nyodok (maju) ke depan tanpa ada alasan yang jelas. Tapi kalau untuk penggabungan atau penggantian pendamping lansia itu kan dimungkinkan," ucap Harun. 

 
Ilustrasi Jamaah Haji Asal Kabupaten Bandung Barat yang Diberangkatkan Tahun 2025. Jumlah Calon Jamaah Haji yang Berangkat Tahun Depan di Bandung Barat Mengalami Penurunan Drastis. - (Ferry Bangkit/ Republika)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Staf Ahli Kapolri: Polri di Bawah Presiden Sudah Paling Efektif
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Bagaimana Cara Makan Kue Keranjang yang Enak dan Tidak Membosankan saat Imlek 2026?
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Polda Babel Tahan Tersangka Kasus Jaminan Fidusia dan Dugaan Penggelapan
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Panas! DPR Cecar Kapolresta & Kajari Sleman, Minta Kasus Hogi Suami Bela Istri Dijambret Dihentikan
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Sepanjang 2025, KY Terima 2.715 Laporan Pelanggaran Kode Etik dan Usulkan Sanksi 124 Hakim
• 18 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.