Grid.ID - Berikut tradisi perayaan tahun baru Imlek 2026. Lengkap dengan sejarah dan maknanya.
Perayaan Imlek atau Tahun Baru Cina diselenggarakan satu kali dalam setahun. Penetapan tanggal Tahun Baru Imlek mengacu pada sistem kalender Tionghoa.
Imlek merupakan hari besar keagamaan yang penting bagi masyarakat Tionghoa atau umat Khonghucu. Dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2025, biasanya terdapat berbagai tradisi yang dijalankan oleh masyarakat.
Ragam Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek
1. Makan Malam Keluarga
Salah satu tradisi yang paling utama adalah jamuan makan malam bersama keluarga. Anggota keluarga yang terpisah akan berkumpul dan menikmati hidangan bersama, sebagai simbol kebersamaan, doa keberuntungan, serta harapan akan kemakmuran di tahun yang baru.
2. Angpau
Tradisi khas Imlek lainnya adalah membagikan angpau, yaitu amplop merah berisi uang, kepada anak-anak, orang yang lebih muda, atau mereka yang belum menikah. Angpau melambangkan doa restu, keberkahan, serta harapan agar penerimanya mendapatkan rezeki dan kesejahteraan di tahun yang baru.
3. Dekorasi Merah
Warna merah dipercaya sebagai simbol keberuntungan dan perlindungan dari energi negatif. Karena itu, banyak rumah dihiasi ornamen bernuansa merah, seperti lampion, bunga plum, serta hiasan bertuliskan aksara Tionghoa yang bermakna kebahagiaan dan keberuntungan.
4. Petasan dan Kembang Api
Menyalakan petasan dan kembang api menjadi salah satu tradisi paling meriah dalam perayaan Imlek. Tradisi ini diyakini dapat mengusir roh jahat serta membawa kebahagiaan dan keberuntungan.
Bunyi petasan yang keras dipercaya mampu mengusir makhluk halus, termasuk sosok legendaris bernama Nian, yang dalam cerita kuno muncul pada malam tahun baru untuk menakut-nakuti penduduk. Karena itulah, masyarakat di Tiongkok dan berbagai negara dengan komunitas Tionghoa besar merayakan Imlek dengan pesta kembang api dan petasan yang meriah.
5. Tarian Naga dan Singa (Barongsai)
Tarian naga dan singa, atau yang dikenal sebagai Barongsai, merupakan pertunjukan budaya yang identik dengan perayaan Imlek. Tarian naga melambangkan kekuatan serta kebijaksanaan, sedangkan tarian singa dipercaya mampu mengusir energi buruk dan membawa keberuntungan.
Biasanya pertunjukan ini digelar di jalanan, depan toko, atau rumah-rumah sebagai simbol pemberkatan dan pembawa rezeki.
Sejarah Perayaan Tahun Baru Imlek
Tahun Baru Imlek adalah sebutan umum untuk perayaan pergantian tahun berdasarkan kalender lunar (kalender Bulan). Di banyak negara, istilah Tahun Baru Imlek lebih populer digunakan dibandingkan sebutan Tahun Baru China atau Festival Musim Semi.
Perayaan ini diperkirakan telah ada sejak abad ke-14 SM, pada masa Dinasti Shang, dan memiliki latar belakang sejarah yang sarat dengan legenda. Dalam mitologi Tionghoa, asal-usul Imlek dikaitkan dengan kisah perlawanan terhadap monster bernama Nian, yang dalam bahasa China berarti “tahun”.
Konon, setiap pergantian tahun, masyarakat desa menggantung lentera merah dan menyalakan petasan untuk menakut-nakuti Nian hingga akhirnya makhluk tersebut tidak pernah muncul lagi. Itulah sebabnya, hingga kini perayaan Imlek identik dengan hiasan lampion dan ornamen berwarna merah yang digantung di berbagai tempat. (*)
Artikel Asli

