Ragam Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Lengkap dengan Sejarah dan Maknanya

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.ID - Berikut tradisi perayaan tahun baru Imlek 2026. Lengkap dengan sejarah dan maknanya.

Perayaan Imlek atau Tahun Baru Cina diselenggarakan satu kali dalam setahun. Penetapan tanggal Tahun Baru Imlek mengacu pada sistem kalender Tionghoa.

Imlek merupakan hari besar keagamaan yang penting bagi masyarakat Tionghoa atau umat Khonghucu. Dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2025, biasanya terdapat berbagai tradisi yang dijalankan oleh masyarakat.

Ragam Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek

1. Makan Malam Keluarga

Salah satu tradisi yang paling utama adalah jamuan makan malam bersama keluarga. Anggota keluarga yang terpisah akan berkumpul dan menikmati hidangan bersama, sebagai simbol kebersamaan, doa keberuntungan, serta harapan akan kemakmuran di tahun yang baru.

2. Angpau

Tradisi khas Imlek lainnya adalah membagikan angpau, yaitu amplop merah berisi uang, kepada anak-anak, orang yang lebih muda, atau mereka yang belum menikah. Angpau melambangkan doa restu, keberkahan, serta harapan agar penerimanya mendapatkan rezeki dan kesejahteraan di tahun yang baru.

3. Dekorasi Merah

Warna merah dipercaya sebagai simbol keberuntungan dan perlindungan dari energi negatif. Karena itu, banyak rumah dihiasi ornamen bernuansa merah, seperti lampion, bunga plum, serta hiasan bertuliskan aksara Tionghoa yang bermakna kebahagiaan dan keberuntungan.

4. Petasan dan Kembang Api

 

Menyalakan petasan dan kembang api menjadi salah satu tradisi paling meriah dalam perayaan Imlek. Tradisi ini diyakini dapat mengusir roh jahat serta membawa kebahagiaan dan keberuntungan.

Bunyi petasan yang keras dipercaya mampu mengusir makhluk halus, termasuk sosok legendaris bernama Nian, yang dalam cerita kuno muncul pada malam tahun baru untuk menakut-nakuti penduduk. Karena itulah, masyarakat di Tiongkok dan berbagai negara dengan komunitas Tionghoa besar merayakan Imlek dengan pesta kembang api dan petasan yang meriah.

5. Tarian Naga dan Singa (Barongsai)

Tarian naga dan singa, atau yang dikenal sebagai Barongsai, merupakan pertunjukan budaya yang identik dengan perayaan Imlek. Tarian naga melambangkan kekuatan serta kebijaksanaan, sedangkan tarian singa dipercaya mampu mengusir energi buruk dan membawa keberuntungan.

Biasanya pertunjukan ini digelar di jalanan, depan toko, atau rumah-rumah sebagai simbol pemberkatan dan pembawa rezeki.

Sejarah Perayaan Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek adalah sebutan umum untuk perayaan pergantian tahun berdasarkan kalender lunar (kalender Bulan). Di banyak negara, istilah Tahun Baru Imlek lebih populer digunakan dibandingkan sebutan Tahun Baru China atau Festival Musim Semi.

Perayaan ini diperkirakan telah ada sejak abad ke-14 SM, pada masa Dinasti Shang, dan memiliki latar belakang sejarah yang sarat dengan legenda. Dalam mitologi Tionghoa, asal-usul Imlek dikaitkan dengan kisah perlawanan terhadap monster bernama Nian, yang dalam bahasa China berarti “tahun”.

Konon, setiap pergantian tahun, masyarakat desa menggantung lentera merah dan menyalakan petasan untuk menakut-nakuti Nian hingga akhirnya makhluk tersebut tidak pernah muncul lagi. Itulah sebabnya, hingga kini perayaan Imlek identik dengan hiasan lampion dan ornamen berwarna merah yang digantung di berbagai tempat. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Iman Rachman Mundur, Siapa jadi Pengganti Sementara Direktur Utama BEI?
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemerintah Respons Gejolak IHSG Anjlok, Menko Airlangga: Fundamental Indonesia Kuat, Mulai Rebound
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Dorong Pelonggaran Syarat Pencalonan di Pilkada, PSI Ungkap Alasannya
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Kunjungi Pos Pengungsi Korban Bencana, Pak Ganjar Dirindukan Warga Purbalingga
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Data Baru! Jumlah Pria Oplas Naik 2X Lipat, Paling Banyak Orang Arab
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.