Rupiah Masih Tak Mampu Lawan Dolar, Ambruk ke Rp16.785 Pagi Ini

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini kembali mengalami pelemahan.

Mengutip data Bloomberg, Jumat, 30 Januari 2026, rupiah hingga pukul 10.05 WIB berada di level Rp16.785 per USD. Mata uang Garuda tersebut turun sebanyak 30 poin atau setara 0,18 persen dari Rp16.755 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp16.781 per USD. Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak secara fluktuatif, meski demikian rupiah diprediksi akan melemah.

"Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.750 per USD hingga Rp16.780 per USD," jelas Ibrahim.
  Baca juga: Rupiah Masih Gak Berdaya, Melemah ke Rp16.755 per USD   Trump pertimbangkan serang Iran secara besar-besaran
Menurut Ibrahihm, pergerakan kurs rupiah hari ini dipengaruhi oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang tengah mempertimbangkan 'serangan besar baru' terhadap Iran setelah negosiasi mengenai program nuklir dan produksi rudal negara itu terhenti.

Laporan ini muncul setelah Trump mengerahkan beberapa kapal ke Timur Tengah, dan mengancam akan melakukan aksi militer yang ia sebut sebagai potensi dukungan terhadap protes nasional di Iran.

Sebelumnya pada hari itu, Trump telah mengunggah di media sosial dimana Iran harus mencapai kesepakatan yang 'adil dan setara' dengan Washington, dan negara itu menghentikan upaya nuklirnya.

Ia juga memperingatkan serangan AS berikutnya terhadap negara itu akan jauh lebih buruk daripada serangan yang dilakukan pada pertengahan 2025, di mana pasukan AS menyerang situs-situs nuklir utama Iran.

Trump kini mempertimbangkan serangan udara terhadap para pemimpin dan pejabat keamanan Iran yang bertanggung jawab atas pembunuhan para demonstran, serta serangan lebih lanjut terhadap situs-situs nuklir.

"Tindakan AS lebih lanjut terhadap Iran dapat meningkatkan ketegangan di Timur Tengah, dengan Iran telah bersumpah akan melakukan pembalasan yang keras terhadap tindakan tersebut. Selain itu, tuntutan Trump atas Greenland juga semakin memperkuat tren ini, meskipun ia terlihat meredam retorikanya dalam beberapa minggu terakhir," papar Ibrahim.


(Ilustrasi kurs rupiah terhadap dolar AS. Foto: MI/Susanto)
  Kekhawatiran kelayakan investasi di Indonesia
Di sisi lain, sambung Ibrahim, analis Goldman Sachs Group Inc menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi underweight dan memperingatkan kekhawatiran MSCI terkait kelayakan investasi dapat memicu arus keluar lebih dari USD13 miliar jika peringkat pasar diturunkan menjadi status frontier.

Bank Wall Street tersebut memperkirakan, dalam skenario ekstrem di mana Indonesia diklasifikasikan ulang dari pasar negara berkembang, dana pasif yang mengikuti indeks MSCI dapat menjual hingga USD7,8 miliar. Arus keluar lebih lanjut sebesar USD5,6 miliar juga dapat dipicu jika FTSE Russell meninjau ulang metodologi dan status free-float-nya.

Dalam catatan terpisah, analis menekankan mengingat manajer dana aktif regional memiliki posisi overweight di pasar, beban dari kemungkinan penurunan status, ditambah dengan meningkatnya tekanan pasar dan potensi penurunan likuiditas, kemungkinan akan mendorong investor long-only menyesuaikan kembali portofolio mereka. Hal ini juga dapat memicu aliran spekulatif dari hedge fund.

Saham Indonesia anjlok 7,4 persen pada perdagangan Rabu setelah MSCI mengumumkan akan menunda perubahan indeks hingga regulator menangani kekhawatiran terkait kepemilikan saham yang terlalu terkonsentrasi pada perusahaan terdaftar, dengan alasan masalah fundamental dalam hal kelayakan investasi.

"Intinya, kekhawatiran terkait rendahnya free float jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan telah muncul sebagai titik masalah bagi saham Indonesia," tutur Ibrahim.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Siapa Target Sebenarnya? Ketika Senjata PKT Mengarah ke Dalam
• 56 menit laluerabaru.net
thumb
Gejala GERD dan Cara Mengobatinya
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Menteri Kami Telah Bekerja Keras
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Senat Tolak Anggaran, AS Terancam Shutdown
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemerintah Mulai Pembangunan Rusun Subsidi di Meikarta
• 15 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.