FAJAR, BANDUNG – Kabar mengejutkan datang dari Persib Bandung. Tim Pangeran Biru dirumorkan bakal melepas kiper asing mereka, Adam Przybek.
PSIM Yogyakarta disebut-sebut bakal menampung kiper asal Wales tersebut dalam bursa transfer.
Sebagai gantinya, manajemen Persib tengah membidik kiper diaspora Indonesia yang baru saja mengakhiri kariernya di Eropa, Cyrus Margono. Nilai pasarnya Rp3,48 miliar.
Sejak didatangkan pada awal musim 2025/2026, Adam Przybek yang memiliki nilai pasar Rp1,74 miliar tidak sesuai ekspektasi. Belum mampu memberikan dampak signifikan bagi pertahanan Maung Bandung.
Dia justru lebih sering menghuni bangku cadangan setelah kalah bersaing dengan kiper lokal, Teja Paku Alam, yang tampil lebih konsisten di bawah mistar.
Rumor peminjaman Przybek ke PSIM Yogyakarta mencuat setelah akun informan transfer sepak bola, @liga1transfer, menyebutkan ketertarikan Laskar Mataram untuk meminjam jasa kiper tersebut. Tujuannya guna memperkuat lini belakang mereka dalam perburuan tiket promosi.
“PSIM Yogyakarta ingin mendatangkan kiper asing asal Wales milik Persib Bandung yaitu Adam Przybek,” tulis akun tersebut pada Kamis (29/1/2026).
Cyrus Margono Menguat
Di sisi lain, spekulasi kedatangan Cyrus Margono ke Kota Kembang semakin menguat. Kabar ini bukan tanpa alasan; Cyrus baru saja mengumumkan perpisahannya dengan klub kasta tertinggi Kosovo, KF Dukagjini, pada akhir November 2025 lalu.
Status bebas transfer yang kini disandang Cyrus menjadikannya aset panas di bursa transfer. Cyrus yang telah memegang paspor Indonesia, kehadirannya di Persib tidak akan memakan slot pemain asing. Tentunya menjadi keuntungan strategis bagi regulasi komposisi tim.
Kabar mengenai kepindahannya ke kasta tertinggi kompetisi Indonesia juga diperkuat oleh unggahan @transfernews_ft yang memberikan sinyal kuat bahwa sang kiper diaspora siap menjalani babak baru di tanah air.
Strategi Efisiensi
Jika benar-benar terealisasi, menunjukkan langkah cerdas dari manajemen Persib Bandung dari berbagai sudut pandang.
Melepas Adam Przybek akan membebaskan satu slot pemain asing. Mengingat lini belakang mereka saat ini cukup solid dengan kiper lokal (Teja Paku Alam), slot asing tersebut bisa dialihkan untuk memperkuat sektor lain, seperti gelandang pengatur serangan atau striker tambahan.
Peminjaman ke PSIM Yogyakarta adalah langkah tepat untuk menjaga nilai pasar Przybek. Baginya, menit bermain jauh lebih berharga daripada hanya menjadi penghangat bangku cadangan di Persib.
Sementara bagi PSIM, kehadiran kiper sekaliber Przybek adalah suntikan moral besar.
Investasi Jangka Panjang
Cyrus adalah kiper muda yang baru 24 tahun dengan pengalaman Eropa. Memilihnya sebagai pengganti adalah langkah “low-risk, high-reward”.
Ia tidak membebani kuota pemain asing namun memiliki kualitas teknis yang setara, atau bahkan melampaui standar kiper asing di liga lokal.
Mengganti pemain asing dengan pemain diaspora berlabel lokal seringkali lebih efisien secara anggaran gaji tanpa mengurangi kualitas skuat secara keseluruhan. (*)



