Warga Demo di Kartika One Hotel, Minta Bar Tempat Hiburan Ditutup

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga RW 02, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, menggelar demo menolak keberadaan bar yang diduga menjadi tempat hiburan di Kartika One Hotel, pada Jumat (30/1/2026) malam.

Seorang perwakilan RW setempat, Fauzi, mengungkapkan, aksi tersebut diikuti warga dari 22 RT dan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB.

"Dengan adanya tempat tersebut, warga sangat khawatir terhadap nama baik kampungnya dan moral anak keturunan ke depannya. Warga menuntut agar Party Station ditutup," kata Fauzi kepada Kompas.com, Sabtu (31/1/2026).

Baca juga: Viral Pemotor Diludahi Pengendara Mobil yang Hendak Langgar Lalu Lintas di Bekasi

Demo itu dilatarbelakangi keresahan warga terhadap aktivitas tempat hiburan tersebut yang disebut-sebut menjual minuman keras.

Warga juga mengkhawatirkan keberadaan bar itu berpotensi menjadi sarang aktivitas yang dapat merusak citra lingkungan sekitar.

"Mereka enggak mau kampung mereka dijadikan tempat kemaksiatan, yang akhirnya dapat mencoreng nama baik kampung," ujarnya.

Menurut Fauzi, unjuk rasa berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WIB dan berjalan kondusif karena warga hanya menyampaikan orasi.

Ia juga menyebut pihak manajemen Party Station tidak menemui massa aksi. Hal itu terjadi karena warga hanya menginginkan tuntutan mereka dipenuhi dan tidak membuka dialog.

"Dari pihak Party Station tidak ada satu pun yang menemui warga, karena kami pun tidak membuka dialog dengan mereka," terang Fauzi.

Baca juga: Kisah Nurhayati: Dulu Ajak Anak Memulung, Kini Sekolahkan di TPA Maju Bersama

"Kalau pihak Party Station mengabulkan tuntutan kami (untuk tutup), maka kami tidak demo. Namun kalau sebaliknya, maka kami akan demo lagi," lanjut dia.

Terpisah, Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma juga membenarkan demo yang berlangsung sekitar dua jam.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pihak kepolisian sempat mengupayakan langkah mediasi, tetapi hal itu tidak berhasil dilakukan.

"Intinya warga menolak untuk keberadaan tempat hiburan yang ada di Hotel Kartika One. Kita upaya mediasi tapi warga hanya orasi," jelas Nurma, Sabtu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Siapkan Skema Khusus Buat Salurkan Rusun Subsidi Meikarta
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Anggota DPRD Pelalawan Ditetapkan Tersangka Ijazah Palsu
• 18 jam laludetik.com
thumb
Persaingan Keras Fullback Kanan Persija Ada Fajar Fathur Rahman dan Bruno Tubarao, Rio Fahmi Disebutkan Disekolahkan ke Arema FC
• 3 jam lalubola.com
thumb
Trump Tetap Pertimbangkan Serang Iran Meski Tak Ada Ancaman Langsung ke AS
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jokowi Minta PSI Perkuat Struktur Partai dari Kota hingga RT/RW
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.