Selebgram Fujianti Utami mengaku lelah dirinya kembali menjadi korban dari dugaan penggelapan dana oleh orang terdekatnya. Ini jadi kali kedua Fuji terjerat perkara serupa.
Sebelumnya, hal serupa dialami Fujianti Utami usai mantan manajernya melakukan penggelapan dana hingga miliaran rupiah.
"Capek banget pasti, sudah rugi, ditanyain, terus buang waktu juga, sakit hati juga, dikatain netizen juga, udah sih capek banget, batin sama fisik capek," kata Fuji di Polres Metro Jakarta Selatan.
Fujianti Utami Sempat Drop karena Kembali Jadi Korban Dugaan PenggelapanPerempuan 23 tahun itu sempat drop karena kembali menjadi korban dugaan penggelapan. Kini, Fuji enggan terlalu dekat dengan orang yang bekerja dengannya.
"Sempat drop berkali-kali, tapi sekarang kayaknya aku ada PTSD juga sih karena jadi sulit percaya sama orang, terus kalau ada pekerja baru jadi kayak enggak mau terlalu deket lagi, enggak mau terlalu kenal," tutur Fuji.
Sadar dirinya tak sanggup menangani masalahnya sendiri, Fuji mencoba pasrah. Ia menyerahkan penanganan perkara terkait dugaan penggelapan kepada kuasa hukumnya.
"Iya capek banget nge-drain memang. Solusinya serahin kepada pihak kepolisian sih kalau terjadi kayak gini ya, enggak ada solusi lain," ucap Fuji.
Fuj melayangkan laporan terhadap salah seorang staf admin media sosialnya atas dugaan penipuan dan penggelapan dana. Dalam kasus ini, Fuji mengeklaim dirinya menelan kerugian hingga Rp 1 miliar.





