Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa hukum telah diwartakan oleh pewarta Kantor Berita ANTARA selama sepekan. Berikut beberapa berita pilihan yang masih menarik dibaca pagi ini.
1. Kapolri tolak Polri berada di bawah kementerian
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam rapat kerja Komisi III DPR bersama Kapolri dan Kapolda seluruh Indonesia di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, secara tegas menolak Polri berada di bawah kementerian.
Selengkapnya di sini
2. Wamenkum nilai penabrak jambret di Sleman lakukan pembelaan terpaksa
Wakil Menteri Hukum, Edward Omar Sharif Hiariej, menilai penabrak jambret di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan pembelaan terpaksa.
Selengkapnya di sini
3. Kapolresta Sleman dinonaktifkan, Polri sebut demi jamin objektivitas
Polri menyatakan bahwa penonaktifan sementara Kapolresta Sleman, Kombes Polisi Edy Setyanto, dari jabatannya untuk menjamin objektivitas selama pemeriksaan lanjutan menyusul munculnya polemik dalam kasus penjambretan.
Selengkapnya di sini
4. Immanuel Ebenezer klaim partai terlibat pemerasan K3 ada huruf "K"
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan, mengeklaim salah satu petunjuk mengenai partai yang terlibat kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3, yakni memiliki huruf "K" di dalam namanya.
Selengkapnya di sini
5. Kapolres-Kajari Sleman kompak minta maaf di DPR buntut polemik jambret
Kepala Kepolisian Resor Sleman, Kombes Edy Setyanto, dan Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto, kompak meminta maaf di hadapan seluruh anggota Komisi III DPR buntut polemik penetapan suami korban penjambretan sebagai tersangka karena pelaku meninggal dunia.
Selengkapnya di sini
1. Kapolri tolak Polri berada di bawah kementerian
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam rapat kerja Komisi III DPR bersama Kapolri dan Kapolda seluruh Indonesia di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, secara tegas menolak Polri berada di bawah kementerian.
Selengkapnya di sini
2. Wamenkum nilai penabrak jambret di Sleman lakukan pembelaan terpaksa
Wakil Menteri Hukum, Edward Omar Sharif Hiariej, menilai penabrak jambret di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan pembelaan terpaksa.
Selengkapnya di sini
3. Kapolresta Sleman dinonaktifkan, Polri sebut demi jamin objektivitas
Polri menyatakan bahwa penonaktifan sementara Kapolresta Sleman, Kombes Polisi Edy Setyanto, dari jabatannya untuk menjamin objektivitas selama pemeriksaan lanjutan menyusul munculnya polemik dalam kasus penjambretan.
Selengkapnya di sini
4. Immanuel Ebenezer klaim partai terlibat pemerasan K3 ada huruf "K"
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan, mengeklaim salah satu petunjuk mengenai partai yang terlibat kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3, yakni memiliki huruf "K" di dalam namanya.
Selengkapnya di sini
5. Kapolres-Kajari Sleman kompak minta maaf di DPR buntut polemik jambret
Kepala Kepolisian Resor Sleman, Kombes Edy Setyanto, dan Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto, kompak meminta maaf di hadapan seluruh anggota Komisi III DPR buntut polemik penetapan suami korban penjambretan sebagai tersangka karena pelaku meninggal dunia.
Selengkapnya di sini




