Trump Sebut India Bakal Beli Minyak dari Venezuela Bukan Iran, China Dipersilahkan Ikutan

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Pemerintah India akan membeli minyak dari Venezuela alih-alih dari Iran. China juga dipersilakan Trump membeli minyak dari Venezuela.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump sehari setelah India dan Venezuela sepakat untuk lebih memperdalam dan memperluas kemitraan bilateral. Sebagaimana disampaikan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Jumat setelah berbicara dengan Delcy Rodriguez, presiden sementara negara Amerika Selatan tersebut.

Baca Juga :
Profil dan Rekam Jejak Kevin Warsh, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump
Arab Saudi Khawatir Iran Semakin Kuat Jika Ancaman AS Tak Direalisasikan

“Kami sudah membuat kesepakatan. India akan masuk dan mereka akan membeli minyak Venezuela, bukan membelinya dari Iran. Jadi, kami sudah membuat kesepakatan itu, konsep kesepakatannya, tetapi China dipersilakan untuk ikut dan membeli minyak,” kata Trump dikutip dari Anadolu, Minggu, 1 Februari 2026.

Diketahui, dalam operasi militer pada 3 Januari di Venezuela, Amerika Serikat menangkap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, lalu membawa mereka ke New York. Keduanya menyatakan tidak bersalah atas tuduhan narkoba dan senjata. Trump mengatakan pemerintahannya akan “mengelola” Venezuela dan aset minyaknya selama periode transisi.

Presiden AS itu sebelumnya memberlakukan tarif sebesar 50 persen terhadap barang-barang asal India, karena New Delhi masih terus membeli minyak dari Rusia.

Menanggapi pernyataan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Jumat bahwa pemerintahannya sedang mencari alternatif untuk membantu Kuba karena ia memperingatkan adanya krisis kemanusiaan serius setelah AS memperketat sanksi terhadap negara-negara yang memasok minyak ke pulau Karibia tersebut.

Trump mengatakan bahwa “tidak harus terjadi krisis kemanusiaan.”

“Saya pikir mereka kemungkinan akan datang kepada kami. Kuba akan bebas kembali. Mereka akan datang kepada kami. Mereka akan membuat kesepakatan,” tambahnya.

Ketika ditanya apakah ia telah membuat keputusan akhir terkait Iran, Trump mengatakan Teheran sedang “berbicara secara serius” dengan Amerika Serikat, dan ia berharap hal tersebut akan menghasilkan “sesuatu yang dapat diterima.”

“Tentu saja, saya tidak bisa memberi tahu Anda soal itu, tetapi kami memiliki kapal-kapal yang sangat besar dan kuat yang bergerak ke arah tersebut. Saya berharap mereka menegosiasikan sesuatu yang dapat diterima,” ucap Trump.

Lebih lanjut Trump menuturkan bahwa sebagian orang berpikir bahwa ada pihak-pihak yang tidak akan membuat kesepakatan melalui negosiasi yang memuaskan tanpa senjata nuklir, dan mengatakan bahwa mereka seharusnya melakukannya.

Baca Juga :
Gus Salam Usul Pemerintah Kaji Ulang Keanggotaan RI di Board of Peace, Ini Alasannya
Bisa Jadi Sangat Berbahaya, Dokter Sebut Virus Nipah Bisa Tetap 'Tidur' Hingga 45 Hari
AS Izinkan Ngebor, Jual dan Ekspor Minyak Venezuela

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rajut Harmoni, Wagub NTT Minta Maaf kepada Masyarakat Bali 
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Apakah Pegawai SPPG Dapat THR 2026? Simak Penjelasan Lengkapnya
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kelompok Separatis Lakukan Serangan di Pakistan, 33 Orang Tewas
• 6 jam laludetik.com
thumb
Wrap Up Pasar Modal Pekan Ini: IHSG Anjlok, Investor Waspada, Regulator Bergerak
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Ucap Kata Tak Senonoh ke Perawat Wanita, Pasien di Singapura Dipenjara
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.