Penulis: Riadatussholihah
TVRINews, Kabupaten Lombok Timur
Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat di tingkat desa yang aktif menyelenggarakan turnamen antar kampung (tarkam), khususnya pada cabang olahraga sepak bola.
Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menilai turnamen tarkam menjadi wadah strategis dalam pembinaan atlet lokal sekaligus meningkatkan kemampuan dan jam bertanding para pemain. Menurutnya, ajang tersebut melibatkan atlet-atlet potensial yang diproyeksikan memperkuat kontingen Lombok Timur pada Porprov mendatang.
“Turnamen antar kampung ini menjadi ruang pembinaan yang sangat efektif. Atlet-atlet muda mendapatkan kesempatan bertanding secara rutin sehingga teknik, fisik, dan mental bertanding mereka terus berkembang,” ujar Haerul Warisin, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat dalam menyelenggarakan kompetisi olahraga secara mandiri mencerminkan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Selain menjadi sarana penjaringan bibit unggul, turnamen tarkam juga berperan dalam membentuk karakter dan sportivitas atlet.
Menurut Haerul Warisin, keberadaan turnamen tarkam tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi olahraga daerah, tetapi juga memberikan efek positif terhadap solidaritas sosial serta perputaran ekonomi masyarakat di tingkat desa.
“Selain meningkatkan prestasi olahraga, kegiatan tarkam juga mampu memperkuat kebersamaan masyarakat dan menggerakkan ekonomi warga sekitar,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen untuk terus mendorong dan mendukung berbagai kegiatan olahraga melalui pembinaan, fasilitasi, serta sinergi dengan berbagai pihak, agar prestasi olahraga daerah semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat provinsi.
Haerul Warisin juga memastikan bahwa pelaksanaan turnamen antar kampung di sejumlah wilayah Lombok Timur selama ini berlangsung aman dan kondusif.
“Selama ini pelaksanaan turnamen antar kampung berjalan aman dan kondusif. Ini menunjukkan tingginya kesadaran semua pihak dalam menjunjung nilai sportivitas,” tambahnya.
Kondusifnya penyelenggaraan turnamen tarkam diharapkan dapat menjadi contoh bagi kegiatan olahraga lainnya, sekaligus memperkuat peran olahraga sebagai sarana pemersatu masyarakat.
Editor: Redaktur TVRINews





