Kemenhaj Minta Masyarakat Tak Ragu Adukan Dugaan Pelanggaran Umrah, Begini Caranya

liputan6.com
13 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mempersilakan masyarakat berani melapor dugaan pelanggaran penyelenggaraan umrah melalui kanal resmi yang tersedia. Caranya, dengan melampirkan identitas Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), bukti transaksi, serta kronologi kejadian.

"Partisipasi masyarakat sangat penting. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Setiap laporan akan kami proses secara transparan. Tidak ada laporan yang diabaikan," kata Kepala Subdirektorat Pengawasan Umrah, Andi Muhammad Taufik dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Selasa (3/2/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Penjelasan Wamenhaj soal Nasib Chiki Fawzi dan Petugas Haji yang Dipulangkan

Dalam menangani aduan, Kemenhaj melakukan berbagai tahapan. Mulai dari pemanggilan dan klarifikasi terhadap PPIU, pemeriksaan administrasi dan operasional, serta evaluasi kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Pihaknya juga menerapkan sanksi secara bertahap sesuai tingkat pelanggaran sebagai bentuk penegakan aturan sekaligus pembinaan.

Andi menegaskan, pengawasan tidak semata-mata bertujuan mencari kesalahan. Melainkan memastikan jemaah terlindungi dan penyelenggara menjalankan amanah dengan baik.

"Umrah adalah ibadah yang sangat sakral. Di balik setiap keberangkatan, ada doa, tabungan, dan harapan besar jemaah. Karena itu, pengawasan kami lakukan dengan penuh tanggung jawab dan empati," ujarnya.

Pengawasan juga dilakukan secara preventif untuk mencegah potensi masalah sejak dini. Sejauh ini, pihaknya sudah menerima 30 aduan.

"Dengan rincian 21 aduan masih dalam proses pemanggilan dan sembilan kasus telah selesai. Dari jumlah tersebut, delapan aduan terkait umrah, sembilan aduan haji reguler, dan 13 aduan haji khusus," jelas Andi.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pembelaan Polisi Disebut Rekayasa Kasus, Jelaskan Kronologi Polsek Cilandak Pakai Kertas Bekas Saat BAP
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Lantik DPW PKB se-Indonesia, Cak Imin Ingatkan Kader Tak Cuma Kejar Kekuasaan
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Kronologi Siswa SD di NTT Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku dan Pulpen, Sempat Tulis Surat Terakhir untuk Mama
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Australia Uji Coba Vaksin untuk Kanker Otak Anak dan Diciptakan Personal
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
• 36 menit lalusuara.com
Berhasil disimpan.