Pariwisata RI Bergairah: Kunjungan Turis Tiongkok Capai Rekor Tertinggi dalam 6 Tahun

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Sektor pariwisata Indonesia mencatatkan pencapaian gemilang pada 2025. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Senin, 2 Februari 2026, jumlah kunjungan wisatawan asal Tiongkok melonjak tajam hingga mencapai 1,34 juta kedatangan, sehingga menjadikannya level tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Berkat capaian ini, Tiongkok kini mengukuhkan posisinya sebagai kontributor wisatawan mancanegara terbesar keempat bagi Indonesia dan menyumbang 8,7 persen dari total pangsa pasar internasional. Posisi ini berada tepat di bawah Malaysia, Australia, dan Singapura.

Mengutip Xinhua, Rabu, 4 Februari 2026, data BPS mengungkapkan, Bali dan Jakarta tetap menjadi magnet utama bagi para pelancong Tiongkok. Bali mencatat sebanyak 536.813 perjalanan, disusul ketat oleh Jakarta dengan 504.146 perjalanan.

Selain kedua wilayah tersebut, Sumatra Utara, Batam, dan Surabaya turut menjadi destinasi favorit yang banyak dikunjungi wisatawan Tiongkok selama setahun terakhir
  Baca juga: Komitmen InJourney Perkuat Ekosistem Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan

(Turis Tiongkok. Foto: Anadolu Agency)
 
Tiongkok jadi salah satu destinasi luar negeri favorit orang Indonesia

Menariknya, hubungan pariwisata ini tidak berjalan satu arah. Tiongkok juga menjadi magnet bagi pelancong asal Indonesia. Tercatat, Tiongkok menempati peringkat keempat sebagai destinasi luar negeri favorit warga Indonesia dengan pangsa pasar 6,76 persen, menyusul Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura.

Kenaikan angka ini, diharapkan terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan mempererat kerja sama lintas negara di sektor pariwisata pada tahun-tahun mendatang. (Surya Mahmuda)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Polri Tetapkan Dua Tersangka Kasus Manipulasi Harga Saham, Sita Sub Rekening Efek Rp207 Miliar
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Guru Besar UI Soal Kasus Pertamina: Kerugian Negara jangan Direduksi Jadi Perusahaan
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Soal Dugaan Pidana di Longsor Cisarua, Dedi Mulyadi: Yang Menyelidiki Bukan Gubernur
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Danantara Blak-Blakan Ungkap Nasib Krakatau Steel, Masih Bisa Diselamatkan?
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Rapat di DPR, Legislator Singgung Marak Penyalahgunaan Whip Pink
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.