jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Selasa (3/2) tentang peralihan full time dimulai, semua PPPK paruh waktu belum digaji, hingga terungkap OTT pembuat SK PNS. Simak selengkapnya!
1. Bu Rini Sebut Semua PPPK Paruh Waktu Belum Digaji, Ada yang Nol Rupiah?
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Waspada, 16 Organisasi PPPK Resmi Ajukan 5 Tuntutan, Istana Buka Suara
Gaji PPPK paruh waktu tergantung kebijakan pemerintah daerah.
Pemda yang peduli akan memberikan gaji layak bagi PPPK paruh waktunya.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Ada Rapat Lintas Kementerian, 4.000 ASN Bakal Jadi Komcad, Ini Penyebabnya
Sekretaris Jenderal Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia (PWI) Rini Antika mengatakan, regulasi pengangkatan PPPK Penuh Waktu dari Paruh Waktu sangat mendesak, karena masa kontraknya hanya sampai September 2026.
Baca Selengkapnya di Bawah:
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: PPPK Paruh Waktu dan Honorer Siap Bersatu, PGRI Bakal Mendesak Pemerintah Bentuk Badan Guru Nasional
Bu Rini Sebut Semua PPPK Paruh Waktu Belum Digaji, Ada yang Nol Rupiah?
2. Peralihan Paruh Waktu ke Full Time Dimulai dari PPPK Tahap 1, Aliansi R2 R3 Dukung
Peralihan paruh waktu ke full time dimulai dari PPPK tahap 1. Aliansi R2 R3 Indonesia mendukung langkah pemerintah tersebut.
Ketua umum Aliansi Gabungan R2 R3 Indonesia Faisol Mahardika mengatakan, sesuai informasi yang disampaikan pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) pengalihan PPPK paruh waktu ke full time dilakukan bertahap.
Tahapan dimulai dengan mengangkat PPPK paruh waktu hasil seleksi PPPK tahap 1.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Peralihan Paruh Waktu ke Full Time Dimulai dari PPPK Tahap 1, Aliansi R2 R3 Dukung
3. Eks PNS Pembuat SK Honorer Curhat Detik-detik Dirinya Terkena OTT, Oalah
Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menerima pengaduan seorang ASN PNS bernama Syamsuriati yang telah disanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) karena dituduh melakukan tindak pidana korupsi.
Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat menerima Syamsuriati melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor sementara DPRD Sulsel, Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Senin (2/2).
Rapat dihadiri perwakilan Inspektorat Pemerintah Kabupaten Jeneponto, pendamping hukum pengadu, serta pihak perwakilan Pemprov Sulsel.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Eks PNS Pembuat SK Honorer Curhat Detik-detik Dirinya Terkena OTT, Oalah
4. Duet Kiai Said Aqil-Gus Salam Dianggap Pantas Memimpin NU
Nama Kiai Said Aqil dan Abdussalam Shohib atau Gus Salam dianggap pantas memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Said Aqil sebagai Rais Aam, sedangkan Gus Salam menjadi Ketua Umum PBNU.
Itu pandangan Mustasyar PBNU 2021-2026 KH Asyhari Abdulah Tamrin menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Duet Kiai Said Aqil-Gus Salam Dianggap Pantas Memimpin NU
5. Istri Eks Kapolri Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia
Istri mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri meninggal dunia.
Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri mengucapkan duka cita mendalam.
"Saya menyatakan duka cita dan kesedihan yang mendalam karena keluarga Pak Hoegeng sudah seperti keluarga sendiri. Saya sendiri menyapa Bu Hoegeng dengan sapaan Tante Meri," kata Megawati dalam keterangan tertulis, Selasa.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Istri Eks Kapolri Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia
BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Kabar Gembira, Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ke Full Time Dimulai Bertahap
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2020%2F07%2F30%2Ff967f4bd-1ece-438b-912b-ab0a981b881e.jpg)


