Tidak semua kelelahan terlihat secara fisik, karena ada kondisi ketika seseorang tampak baik-baik saja padahal sebenarnya sedang terkuras secara emosional. Lelah emosional ini sering kali disamarkan lewat kalimat-kalimat yang terdengar biasa, ringan, bahkan terkesan santai sehingga orang lain sulit menyadari bahwa ada beban yang sedang dipendam.
Padahal, memahami makna di balik ucapan untuk menyembunyikan perasaan semacam itu dapat membantu kita lebih peka, baik terhadap kondisi diri sendiri maupun terhadap orang-orang di sekitar yang mungkin sedang berjuang dalam diam. Yuk, mulai lebih sadar pada kata-kata yang kita ucapkan dan dengarkan sehari-hari yang merupakan tanda kelelahan mental seperti yang dilansir dari Artful Parent ini!
“Terserah”Lelah emosional sering tersembunyi di balik kata “terserah” yang terdengar sederhana/Foto: Freepik
Kalimat ini sering terlontar ketika seseorang sudah terlalu lelah untuk berdebat atau menjelaskan sesuatu. Biasanya, ungkapan ini kerap muncul dalam situasi ketika terjadi perbedaan pendapat sederhana, tetapi energi untuk menanggapi sudah menurun.
Ungkapan tersebut biasanya tidak dimaksudkan secara harfiah, tetapi lebih sebagai makna tersirat bahwa tidak ada lagi tenaga untuk menegosiasikan hal yang sedang dibicarakan. Kata ini bisa terdengar seperti sikap tidak peduli, padahal sering kali merupakan tanda samar dari kelelahan emosional. Bagi pengucapnya, menghentikan percakapan terasa lebih mudah daripada terlibat sepenuhnya ketika cadangan energi sedang terkuras.




