Antisipasi Kebakaran, Gulkarmat Jakbar Uji Akses Mobil Pompa 10.000 Liter di Palmerah

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat menggelar uji coba akses jalur pemadaman di sejumlah permukiman padat penduduk wilayah Kecamatan Palmerah, Rabu (4/2).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pemetaan hambatan armada dalam menjangkau lokasi rawan kebakaran.

BACA JUGA: Kebakaran Rumah di Jagakarsa Jaksel, 1 Orang Meninggal Dunia

Uji coba ini dilakukan untuk memetakan hambatan dan mengukur kemampuan armada pemadam kebakaran dalam menjangkau lokasi kebakaran.

"Hari ini Sudin Gulkarmat Jakarta Barat menggelar giat uji akses jalur pemadaman pada jalanan lingkungan dan sosialisasi pencegahan kebakaran di Gulkarmat Sektor Palmerah," ucap Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Suheri saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

BACA JUGA: 3 Personel Damkarmat Terluka Saat Padamkan Kebakaran Pabrik Sandal

Uji akses ini dilakukan di lima titik spesifik, yakni Jalan KS Tubun dan Jalan Taman Bunga di Kelurahan Kota Bambu Selatan. Uji coba jalur juga dilanjutkan ke wilayah Kelurahan Jatipulo yang meliputi Jalan Banjir Kanal Barat, Jalan Tomang, dan Jalan Kamboja.

"Pada prinsipnya kegiatan ini adalah langkah antisipasi tindakan kalau terjadi darurat kebakaran atau yang lainnya, agar respons cepat Damkar dapat dilakukan untuk menurunkan dampak dari kejadian, baik korban jiwa ataupun kerugian material," ujar Suheri.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat di Tolikara, 100 Bangunan Jadi Abu, Ratusan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran warga dengan penyuluhan penanganan kebakaran.

"Selain itu juga membangun kepedulian masyarakat akan kesadaran terkait antisipasi bahaya kebakaran di lingkungannya," kata dia.

Dalam pelaksanaan uji akses, Gulkarmat Jakbar mengerahkan tiga jenis armada dengan kapasitas berbeda untuk menguji lebar dan akses jalan.

Tiga unit tersebut adalah mobil pompa berkapasitas 2.500 liter, 4.000 liter, hingga unit besar berkapasitas 10.000 liter.

"Nah ini diuji satu persatu. Kalau misalnya dari unit 2.500 liter tidak ada kendala, kita tingkatkan di unit 4.000 liter. Dan kalau tidak ada kendala lagi, kita lanjutkan ke 10.000 liter," tutur Suheri.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
15 Contoh Materi Pembelajaran Anak TK yang Penting Diberikan
• 19 jam lalutheasianparent.com
thumb
Korban Tewas Serangan Teroris di Balochistan Mencapai 250 Orang
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Gerebek Transaksi di Kalibata City, Polres Tanjung Priok Sita 5.095 Cartridge Etomidate
• 46 menit laludisway.id
thumb
OJK Dukung Penindakan Saham Gorengan, Penyidikan Mulai Sentuh IPO Bermasalah
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Washington Post PHK Ratusan Karyawan
• 26 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.