Sindikat Golden Triangle di Aceh Sembunyikan Sabu 60 Kg di Kandang Kambing

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar peredaran 160 kg nakorba jenis sabu di Aceh. BNN menyampaikan 60 kilogram sabu disembunyikan di kandang kambing.

Plt Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan mengatakan, awalnya BNN mengamankan 100 kilogram di Aceh Timur. Barang itu ditemukan dari kurir berinisial M sebagai kurir narkoba atas perintah IB.

"Jumlah barang bukti sebanyak 100 kilo tepatnya di daerah Perlak (Aceh Timur). Sehingga pada saat itu sebagai pengendali yang namanya IB, kita minta bantuan dari BNNP Aceh untuk dilakukan pengejaran," ujar Roy dalam jumpa pers di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026).

Baca juga: BNN Bongkar Peredaran Narkoba di Sumbar, Sita 29 Bungkus Sabu

Pada saat itu, tersangka M membawa mobil berisi narkoba. Berdasarkan hasil penggeledahan ditemukan 5 karung plastik warna kuning yang masing-masing berisi 20 bungkus berisi sabu dengan berat 100 Kg. Dari tangan M juga disita 1 unit mobil hingga 2 buah handphone.

Dari tangkapan M, BNN kemudian menelusuri pelaku lain hingga pelaku berinisial B berhasil ditangkap di Bireuen pada 4 Februari. Di sana BNN menemukan 60 kilogram sabu yang disembunyikan di kandang kambing.

"Dari Bireuen kita menggiring yang bersangkutan untuk mencari barang bukti yang disimpan. Ternyata yang bersangkutan bersama-sama dengan satu orang lagi namanya A menyimpan barang bukti sebanyak 60 kilo di bawah satu lokasi namanya Kandang Kambing, jadi ditanam di tanah," jelasnya.

Hasilnya, BNN mengamankan sabu dengan berat total 160 kg. Roy kemudian menyebut, tersangka menggunakan modus baru dalam pengemasan narkoba dengan menggunakan bungkus kopi.

"Bedanya kemasan yang selama ini rekan-rekan paham saat ini adalah ada kemasan kopi. Ini kemasan kopinya bertuliskan 'Guatemala Antigua,' kalau yang selama ini sama-sama hijau kemasan teh, tapi yang kita tangkap ini ada kemasan baru yang setelah kita telusuri ternyata ini ada korelasinya dengan satu sindikat internasional jaringan segitiga emas (golden triangle)," katanya.

Baca juga: BNN Tangkap 3 Orang Jaringan Narkoba Aceh-Medan, 200 Kg Ganja Disita

Dalam proses pengembangan kasus ini, BNN menemukan jalur peredaran narkoba ini ada koneksi dengan pemasok di Malaysia. Mereka diduga jadi sindikat dari Segitiga Emas atau Golden Triangle.

"Kemudian setelah ditelusuri oleh jaringan intelijen kita, ternyata sindikat ini terkoneksi dengan supplier yang ada di Malaysia. Sehingga kalau kita bisa menyimpulkan sementara indikasinya atau sindikat jaringan internasional berada di wilayah jaringan Segitiga Emas," imbuh dia.

Kepala BNN: Narkoba Isu Kemanusiaan, Bukan Sekadar Kriminalitas

Sebelumnya, Komjen Suyudi menyatakan pemberantasan narkoba merupakan salah satu pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dia juga mengatakan pemberantasan narkoba menjadi syarat membangun sumber daya manusia unggul.

"Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan tentunya sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden. Khususnya poin ke-7 terkait pemberantasan narkoba sebagai bagian reformasi hukum dan ketahanan bangsa," kata Suyudi dalam jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10).

Mantan Kapolda Banten itu kemudian menyebutkan masalah narkoba merupakan isu kemanusiaan. Dia mengatakan narkoba bukan sekadar kriminal.

"Narkoba dipandang sebagai isu kemanusiaan bukan hanya sekadar kriminalitas. Pengguna narkoba sebagai korban yang harus disembuhkan melalui rehabilitasi, bukan penjara," ujarnya.




(tsy/idn)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rupiah Melemah seiring Proyeksi Bank Dunia soal Iklim Usaha dan Investasi RI
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Menkes Respons Status BPJS Pasien Cuci Darah Nonaktif, Layanan Harus Tetap Jalan
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Foto: Tanah Bergerak Rusak Ratusan Rumah di Tegal
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Mantan Wamenlu Nilai Presiden Prabowo Realistis dan Terbuka soal Risiko Keterlibatan Indonesia di Board of Peace
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Syauqi Saud Janji Berikan yang Terbaik saat Lawan Jepang di Semifinal
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.