Mobil listrik Jaecoo J5 EV mencatatkan angka penjualan mengesankan sejak meluncur perdana pada awal November 2025 lalu. Mobil ini mendulang angka Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) lebih dari 12 ribu unit dalam periode 3 bulan itu.
Capaian ini disampaikan langsung oleh Business Unit Director of Jaecoo Indonesia, Jim Ma. Ia mengatakan, torehan penjualan tersebut menunjukkan kedekatan konsumen Indonesia dengan merek Jaecoo.
”Sejak mobil ini meluncur, ia mendapatkan respons fenomenal dengan melampaui dua ribu SPK dalam dua hari,” buka Jim di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Kamis (5/2/2026).
Lebih dari itu, raihan penjualan positif terus bergulir hingga Januari 2026. Perusahaan mencatat lebih dari 12 ribu SPK sukses dicapai.
”Per Januari 2026, dengan bangga saya umumkan total SPK sudah mencapai 12 ribu unit. Respons positif ini menunjukkan hubungan kuat Jaecoo dengan konsumen Indonesia,” sambungnya.
Intip sedikit spesifikasinya, Jaecoo J5 EV mengadopsi baterai berkapasitas 60,9 kWh dengan jarak tempuh maksimal 461 kilometer (NEDC) dalam satu kali pengecasan penuh. Baterai ini mampu diisi daya menggunakan DC fast charging hingga tegangan 130 kW.
Energi listrik dari baterai tersebut dialirkan ke motor listrik berkekuatan 207 dk dan torsi 288 Nm yang disematkan di poros roda depan. Dapur mekanis J5 EV mampu memberikan figur akselerasi 0-100 km/h dalam 7,3 detik saja.
Sedikit bicara suspensi, kaki-kaki depan mengandalkan sistem independen MacPherson Strut, sementara bagian belakang mengadopsi multi-link independent.
Menyesuaikan dengan tren masa kini, Jaecoo J5 EV dibenamkan fitur 17 fungsi Advanced Driver Assistance System (ADAS). Meliputi Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist (LKA), hingga Forward Collision Mitigation (FCM).





