Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat dan Rakornas 2026 dengan meluncurkan Gerakan Bersih Sampah di Lingkungan Sekitar dan Kantor secara serentak di seluruh Indonesia.
Gerakan ini menjadi wujud nyata upaya menghidupkan kembali budaya bersih sebagai prioritas nasional yang dijalankan secara disiplin oleh aparatur negara.
Advertisement
Di Jakarta, pimpinan bersama ratusan pegawai KLH/BPLH turun langsung ke lapangan dengan menyisir kawasan Kebon Nanas hingga bantaran Sungai Cipinang.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan sampah plastik dan anorganik sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Indonesia Bersih. Gerakan ini sekaligus menandai penguatan kembali Program Bersih Nasional melalui pelaksanaan aksi rutin di lingkungan perkantoran, saluran air, dan badan sungai.
Pemerintah mendorong keterlibatan seluruh elemen negara, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga aparat desa, guna menjaga kebersihan lingkungan secara masif dan berkelanjutan.
Sekretaris KLH/BPLH Rosa Vivien Ratnawati menjelaskan, gerakan tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan aparatur negara dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari lingkungan kerja masing-masing.
"Bapak Presiden memiliki komitmen yang sangat besar terhadap pengurangan sampah, terutama sampah plastik. Arahan beliau jelas, bahwa upaya bersih-bersih harus menjadi gerakan bersama, dilakukan secara rutin, dan dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk kantor-kantor pemerintah," ujar Rosa dilansir Liputan6.com dari laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup www.kemenlh.go.id, Rabu 4 Februari 2026.



