Purbaya Beberkan Proses Pemilihan Bos OJK Baru: Ini Soal Integritas!

cnbcindonesia.com
22 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan tetap menggunakan Panitia Seleksi calon pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pansel OJK ini akan bertugas menyeleksi jabatan yang sebelumnya ditinggalkan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara, dan ADK OJK Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon, Inarno Djajadi.


Purbaya juga tidak mempermasalahkan adanya pansel ini untuk menyeleksi pejabat OJK, meski membutuhkan waktu yang lama. Namun menurutnya ini sesuai dengan undang undang yang berlaku, dan berkaitan dengan integritas dan kredibilitas dari OJK.

"Karena berkaitan dengan integritas kita mengelola pasar dan peraturan-peraturan," katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Kamis (5/2/2026).

"Kalau kita melanggar undang-undang yang ada justru mengganggu kredibilitas kita sendiri dan kredibilitas hasil panselnya nanti, atau kredibilitas ketua OJK-nya nanti," katanya.

Pilihan Redaksi
  • Buka-bukaan! Wamenkeu Juda Agung Bakal Lakukan Ini di Kemenkeu
  • Purbaya Bilang Tugas Juda Adung Menggantikan Thomas Djiwandono

Lebih lanjut, Purbaya juga melihat realistis bahwa proses penunjukan pimpinan OJK baru itu tidak bisa dikejar dalam waktu dua minggu. Bahkan kemungkinan bisa lebih dari waktu yang diharapkan sebelumnya.

"Pada dasarnya nggak bisa dua minggu karena ada kaedah-kaedah yang diikuti di mana paling cepat akan lebih dari dua minggu, jadi melebihi waktu itu," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Purbaya juga menegaskan bahwa dirinya belum mengetahui nama-nama yang akan dicalonkan sebagai pimpinan OJK itu. Dia juga menampik bahwa adanya nama Ketua Komisi XI Misbakhun yang masuk dalam daftar.

Namun, dia akan membiarkan nama-nama yang terpilih untuk bersaing memperebutkan posisi pimpinan OJK.

"Jadi pada dasar kita biarkan saja yang jago-jago untuk tempur di situ. Nanti kita lihat di pansel kinerja mereka seperti apa, ketika dilakukan pengetesan-pengetesan mereka tentang pasar modal dan pasar finansial," tuturnya.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Disebut Bakal 'Di-Noel-Kan', Purbaya: Gue Gak Terima Duit

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BPS Beberkan Penyebab Kenaikan Garis Kemiskinan, Beras dan Rokok Teratas
• 20 jam lalueranasional.com
thumb
Depan PM Australia, Prabowo Tegaskan RI Ingin Berteman dengan Semua Negara
• 4 jam laludisway.id
thumb
Aksi Kekerasan Debt Collector dan Praktik Jual Beli STNK Only Jadi Sorotan Serius Sektor Pembiayaan
• 3 jam laludisway.id
thumb
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin: Kami Dengarkan Aspirasi Warga, PLTSa di TPA Antang Tak Ada Ongkos Tambahan
• 6 jam laluharianfajar
thumb
OJK Tetapkan Tiga Pilar Prioritas 2026: Sinergi dan Teknologi Jadi Kunci Transformasi Sektor Keuangan
• 4 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.