Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara soal banyaknya keluhan warga terkait waktu tunggu bus Transjakarta yang semakin lama.
Salah satu penyebabnya, kata Pramono, karena musim hujan. Dia menyebut hujan kerap menghambat operasional bus sehingga berdampak pada keterlambatan waktu kedatangan.
“Kenapa kemudian sekarang ini banyak keluhan mengenai nunggunya lama? Yang pertama, harus diakui karena musim hujan, sering kali menunggu cukup lama. Yang kedua, orang naik transportasi umum di Jakarta sekarang meningkat dengan pesat,” ucap Pramono kepada wartawan, dikutip dari ANTARA, Jumat, 6 Februari 2026.
Tak hanya itu, Pramono juga mengungkap adanya lonjakan penumpang. Terlebih, setelah pihaknya membuat kebijakan untuk menggratiskan tarif transportasi umum bagi 15 golongan.
"Karena 15 golongan kami gratiskan. Itu yang menyebabkan orang sekarang naik transportasi umum menjadi habit baru," ungkap dia.
Sebelumnya, jumlah penumpang Transjakarta, MRT Jakarta dan LRT Jakarta naik atau meningkat secara tahunan, yakni masing-masing sebesar 13,04 persen, 13,00 persen dan 17,89 persen pada Januari 2026.
Sedangkan secara bulanan, jumlah penumpang Transjakarta turun sekitar 0,81 persen dibandingkan November 2025. Begitu juga dengan jumlah penumpang MRT Jakarta yang turun 0,10 persen.
Dari ketiga moda transportasi umum tersebut, jumlah penumpang terbanyak pada Desember 2025, yakni Transjakarta sebanyak 37,46 juta orang, diikuti MRT Jakarta sekitar 4,06 juta orang dan LRT Jakarta 119.320 orang.
Sepanjang 2025, Transjakarta sudah mengangkut hingga 414,35 juta penumpang, diikuti MRT Jakarta 45,48 juta penumpang dan LRT Jakarta 1,28 juta penumpang.
Terkait jumlah bus yang beroperasi, khusus Transjakarta, tercatat sebanyak 4.869 unit. Sejalan dengan jumlah penumpang, jumlah bus yang beroperasi juga mengalami penurunan secara bulanan 4,02 persen, namun meningkat secara tahunan hingga mencapai 8,66 persen.
Sementara untuk jumlah perjalanan MRT Jakarta pada Desember 2025, sebanyak 8.215 perjalanan atau naik 4,2 persen dibandingkan November 2025, dan naik sebesar 0,81 persen dibandingkan Desember 2024.
Kemudian untuk LRT Jakarta, jumlah perjalanan pada Desember 2025 mencapai 6.362 perjalanan atau meningkat sebesar 3,95 persen dibandingkan November 2025, dan meningkat 0,03 persen dibandingkan Desember 2024.



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F11%2F7d5abe55bebc28667d6c16de4592fea7-000_92AE66Q.jpg)