“Di tengah melemahnya pasar domestik, kinerja ekspor justru tampil sebagai penopang utama industri otomotif,” kata Agus pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 pada Kamis (5-2-2026) dikutip dari Antara.
Data menunjukkan penjualan wholesales mobil turun 7,2 persen, sementara penjualan retail melemah 6,3 persen. Namun, ekspor kendaraan utuh atau completely built up (CBU) produksi dalam negeri justru mencatat pertumbuhan 9,7 persen. Volume ekspor naik dari 472 ribu unit pada 2024 menjadi 518 ribu unit di 2025.
“Kinerja ini menunjukkan produk-produk otomotif kita memiliki daya saing, memiliki nilai kompetitif yang tinggi, sehingga bisa diterima di pasar global,” ujar Menperin. Baca Juga:
Suzuki e VITARA Resmi Dibanderol Rp755 Juta
Agus menambahkan peningkatan ekspor tidak hanya mencerminkan kualitas produk dan strategi pemasaran yang kompetitif, tetapi juga keberhasilan diplomasi industri yang dilakukan pemerintah. Upaya tersebut mencakup penambahan kuota ekspor serta perluasan negara tujuan ekspor kendaraan Indonesia.
Kinerja ekspor yang positif ini dinilai kontras dengan kondisi pasar domestik yang mengalami kontraksi. Pemerintah memandang orientasi global sebagai kunci ketahanan sekaligus fondasi pertumbuhan industri otomotif nasional yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Menperin juga menyinggung konsistensi pertumbuhan transaksi IIMS selama tiga tahun terakhir, dengan rata-rata kenaikan 23 persen per tahun. Ia berharap IIMS 2026 dapat menjadi katalis percepatan pemulihan industri sekaligus ruang kolaborasi antara produsen, konsumen, dan pemangku kepentingan.
“Selain memperkuat pemulihan industri, IIMS diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperluas adopsi kendaraan berbasis ramah lingkungan,” tambahnya.
IIMS 2026 digelar pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Tahun ini, pameran menargetkan total transaksi sebesar Rp8 triliun dengan jumlah pengunjung sekitar 570 ribu orang.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan retail mobil nasional pada 2025 berada di kisaran 833 ribu unit, turun 6,3 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 889 ribu unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)



