Resmi! Ivar Jenner Gabung Dewa United, Akui Ada Peran Rafael Struick di Balik Proses Kepindahan ke Super League Indonesia

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Dewa United Banten FC membuat gebrakan besar di bursa transfer paruh musim Super League 2025/26 dengan mendatangkan pemain berlabel Timnas Indonesia. Klub berjuluk Banten Warriors itu secara resmi mengumumkan perekrutan gelandang muda berbakat Ivar Jenner untuk memperkuat lini tengah mereka di sisa kompetisi.

Pemain berusia 22 tahun tersebut didatangkan dari klub Eredivisie Belanda, FC Utrecht, dengan status pinjaman hingga akhir musim. Manajemen Dewa United memproyeksikan Ivar sebagai kepingan penting yang akan memperkokoh soliditas tim dalam ketatnya persaingan liga domestik.

Nama Ivar Jenner tentu sudah tidak asing bagi pencinta sepak bola Tanah Air berkat peran vitalnya sebagai jenderal lapangan tengah Skuad Garuda. Pengalaman internasional yang dimilikinya di berbagai turnamen besar diharapkan mampu memberi dampak instan dan positif bagi performa Dewa United.

Dalam sesi perkenalan resmi yang digelar di Dewa United Arena, Tangerang, Jumat (6/2/2026), Ivar membeberkan alasan di balik keputusannya merumput di Liga Indonesia. Ia menegaskan langkah tersebut diambil dengan pertimbangan matang dan bukan keputusan tergesa-gesa demi keberlanjutan kariernya.

Gelandang bernomor punggung 18 itu menjelaskan bahwa motivasi utamanya bergabung dengan Dewa United adalah kebutuhan akan menit bermain reguler. Sebagai pemain muda yang sedang berada dalam fase perkembangan, duduk di bangku cadangan bukanlah pilihan ideal baginya.

“Bagi saya saat ini yang terpenting adalah mendapatkan menit bermain, bukan sekadar berlatih tanpa pertandingan kompetitif. Oleh karena itu, saya mengambil langkah ini agar bisa tampil secara reguler bersama tim utama sebelum kembali ke Belanda atau negara Eropa lainnya,” ujar Ivar dilansir laman resmi klub.

Sebelum menerima pinangan Dewa United, Ivar mengaku sempat berdiskusi panjang dengan sahabat dekatnya di timnas, Rafael Struick. Masukan dari Rafael terkait kualitas kompetisi dan profesionalisme klub menjadi faktor kunci yang meyakinkannya untuk “pulang kampung”.

“Sebelum memutuskan bermain di Liga Indonesia, saya sempat berdiskusi dengan Rafael yang merupakan sahabat dekat saya. Ia menyampaikan bahwa Liga Indonesia merupakan kompetisi yang baik dan kompetitif untuk menjaga ritme permainan,” tuturnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Motif Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Terkuak, Bertahun-tahun Pendam Sakit Hati
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Pesan Ketua MK hingga Arief Hidayat ke Adies Kadir: Harus Independen
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Komite II Awasi Aktivitas Tambang di Sulsel, Pastikan Investasi Berkelanjutan
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Eks Direktur Bea Cukai Rizal jadi Tersangka: Punya Harta Rp 19,7 Miliar, Pernah Diperiksa Kasus Rita Widyasari
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Komisi XII DPR Nilai Energi Terbarukan Jadi Solusi Kekurangan Listrik di Lampung
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.