S&P Global Pertahankan Outlook Utang RI Stabil, tapi Soroti Risiko Fiskal

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings menyatakan prospek peringkat utang Indonesia masih berada pada level stabil. Kendati demikian, S&P memberikan peringatan keras terkait risiko pelemahan posisi fiskal.

Analis Sovereign S&P Global Ratings Rain Yin menyatakan bahwa penurunan kualitas fiskal lebih lanjut dapat menjadi faktor penekan bagi peringkat kredit Indonesia ke depannya.

"Pelemahan fiskal lebih lanjut dapat memberikan tekanan ke bawah [downward pressure] yang lebih besar pada peringkat utang Indonesia, kecuali terdapat perbaikan penyeimbang pada metrik kredit lainnya," ujarnya dalam tanggapan tertulis kepada Bloomberg, Jumat (6/2/2026).

S&P merincikan bahwa indikator risiko fiskal tersebut dapat tecermin dari dua hal utama. Pertama, apabila utang pemerintah secara umum meningkat lebih dari 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) setiap tahunnya.

Kedua, apabila beban pembayaran bunga utang (interest payments) secara konsisten melampaui 15% dari total pendapatan negara. Terkait volatilitas pasar saham dan nilai tukar yang terjadi belakangan ini, S&P menilai hal tersebut belum secara material memengaruhi pandangan lembaga tersebut terhadap peringkat utang RI.

Yin menekankan bahwa pihaknya tidak memperkirakan ekonomi dan kinerja fiskal Indonesia akan terdampak negatif secara signifikan, dengan catatan pemerintah mampu merespons situasi untuk memitigasi dampak terhadap kepercayaan investor.

"Outlook kami terhadap Indonesia adalah stabil. Ini berarti kami melihat risiko kenaikan atau penurunan peringkat agak seimbang, dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan negara yang kuat dibandingkan dengan basis ekspor dan pendapatan fiskal yang relatif sempit," jelasnya.

Sebagai catatan, pernyataan ini merupakan respons S&P terhadap pertanyaan media dan bukan merupakan perilisan laporan pemeringkatan kredit resmi (official credit rating assessment) untuk Indonesia.

Pernyataan S&P ini memberikan sedikit angin segar setelah sebelumnya Moody’s Ratings menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, dengan alasan penurunan prediktabilitas kebijakan yang berisiko melemahkan tata kelola.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Dua Warga Bandung Tewas Tertimbun Saat Cari Harta Karun di Antapani, Polisi Periksa Seorang Perempuan
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Bareskrim Polri Ajukan Cekal 3 Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dan Penipuan PT DSI
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Stimulus Lebaran Diumumkan Jelang Puasa, Ini Daftarnya
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Stok Pangan Sultra Stabil Jelang Awal Tahun 
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.