Virgoun Siap Beri Klarifikasi di Komnas PA pada 9 Februari 2026

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kuasa hukum Virgoun, Andy Santika, memastikan bahwa kliennya akan kooperatif hadiri panggilan klarifikasi yang dilayangkan pihak Komnas Perlindungan Anak.

Setelah sempat tertunda karena adanya kesibukan, Andy mengatakan jika tidak ada aral melintang Virgoun akan hadiri panggilan itu 9 Februari mendatang.

"InsyaAllah sih tanggal 9 ya kalau enggak salah ya. Kita juga sudah coba ngomong sih ke Virgoun supaya bisa hadir juga supaya masalah ini cepat clear," kata Andy kepada wartawan di kawasan Cinere, Depok.

Andy mengatakan, ketidakhadiran Virgoun pada agenda sebelumnya bukan upaya menghindar. Menurut Andy, pelantun Surat Cinta Untuk Starla itu tak bisa hadir karena panggilan yang terlalu mendadak.

"Enggak ada masalah sebenarnya Virgoun. Mungkin kalau pemanggilan yang enggak terlalu mendadak (bisa hadir), karena kan Virgoun sendiri kan juga menyampaikan dia malah senang gitu lho untuk dipanggil," tutur Andy.

"Cuma memang karena panggilannya terlalu mendesak, mendadak, Virgoun juga ada pekerjaan ya. Makanya enggak bisa hari ini untuk memenuhi panggilan dari Komnas PA," sambungnya.

Kuasa Hukum soal Agenda Klarifikasi Virgoun

Sebagai kuasa hukum, Andy hanya berharap akan ada solusi yang dapat dicapai pada agenda klarifikasi tersebut. Sehingga tak perlu lagi ada gugat menggugat lagi antara Virgoun dan Inara.

"Saya sih berharapnya pas pada saat klarifikasi besok semua jelas, semua terang, jadi mungkin nanti ada kesepakatan juga mengenai hak asuh anak di situ," ucap Andy.

"Mungkin kalau bisa lewat mediasi secara damai dengan dimediasi oleh Komnas PA enggak perlu gugat-gugat segala macam, hasilnya baik untuk kepentingan mereka berdua ya insyaallah ya bisa terlaksana juga," pungkasnya.

Inara mengadu ke pihak Komnas PA usai Virgoun memilih untuk mengambil paksa anak-anaknya. Kejadian itu diakui Inara sudah dilakukan Virgoun sejak November 2025 lalu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pegadaian Tegaskan Ketersediaan Emas Aman, Pengiriman Tuntas Akhir Februari 2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Suara Perempuan Pesisir Takalar Dipresentasikan di SustainWell 2026
• 1 jam laluharianfajar
thumb
KPK Ungkap Pimpinan Pengadilan Depok Minta Rp1 Miliar untuk Eksekusi Lahan
• 4 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Menikmati Ramadhan dengan Wajah Berbeda di Saudi: dari Keheningan The Red Sea hingga Pesona Heritage AlUla yang Viral
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Emiten BUVA Buka Suara soal Kasus Pidana PT Minna Padi Aset Management
• 10 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.