WASHINGTON, KOMPAS.TV - Negosiasi antaran Amerika Serikat (AS) dan Iran di Oman dilaporkan berjalan lancar.
Meski begitu, tekanan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran belum berakhir.
Negosiasi antara AS-Iran dilakukan di Muscat, Oman, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga: Donald Trump Lancarkan Perang Urat Syaraf, Peringatkan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Pertemuan tersebut masih belum memberikan peta jalan untuk meredakan kekhawatiran yang meningkat terhadap serangan AS.
Dilansir dari Al-Jazeera, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pertemuan itu sebagai awal yang positif.
Araghchi menambahkan bahwa keputusan mengenai berlanjutnya negosiasi akan diambil setelah berkonsultasi dengan Pemerintah Iran.
Ia juga memperingatkan bahwa ada iklim ketidakpercayaan setelah militer AS menyerang situs nuklir Iran, saat Washinton bergabung dengan perang 12 hari Israel-Iran pada Juni lalu.
Trump juga mengatakan bahwa pembicaraan AS-Iran telah berjalan sangat baik.
Sang pemimpin AS mengatakan lebih banyak pembicaraan direncanakan bakal dilakukan awal pekan depan.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Al-Jazeera
- iran
- amerika serikat
- negoasiasi as-iran
- abbas araghchi
- donald trump



